FBI Peringatkan California soal Serangan Drone Iran

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 12 Maret 2026 | 15:12 WIB
Ilustrasi FBI. (Foto/Freepik)
Ilustrasi FBI. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Penegak hukum di California telah diperingatkan oleh FBI tentang kemungkinan Iran melakukan serangan drone balasan di seluruh negara bagian tersebut sebagai bagian dari balasan Iran atas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke negaranya.

"Kami baru-baru ini memperoleh informasi bahwa pada awal Februari 2026, Iran diduga berencana menyerang dengan drone dari kapal tak dikenal di lepas pantai AS, khususnya terhadap target yang tidak ditentukan di California, jika AS menyerang Iran," kata peringatan yang dibagikan ke departemen kepolisian akhir Februari, yang dilaporkan ABC News pada Rabu (11/3/2026).

Peringatan itu dikeluarkan tepat ketika AS dan Israel memulai serangan berkelanjutan mereka terhadap Iran. Namun, FBI mencatat bahwa mereka tidak memiliki informasi tambahan tentang waktu, metode, target, atau kemungkinan pelaku dari potensi serangan tersebut.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengklaim serangan "pencegahan" mereka diperlukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka segera menegaskan bahwa mereka ingin membuat perubahan kekuasaan di Iran. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur pada hari pertama operasi militer. Republik Islam Iran kemudian menyatakan 40 hari masa berkabung.

Presiden Rusia Vladimir Putin bahkan menggambarkan pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Rusia pun mengecam operasi AS-Israel tersebut, dan menyerukan de-eskalasi dan penghentian permusuhan sesegera mungkin.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: