Tottenham Terpuruk, Postecoglou Sebut Skuad Spurs Kehilangan Kepercayaan Diri
BeritaNasional.com - Mantan pelatih kepala Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, menilai masalah utama yang sedang dialami tim bukan terletak pada kualitas pemain, melainkan hilangnya kepercayaan diri di dalam skuad.
Komentar tersebut muncul setelah Tottenham menelan kekalahan telak 5-2 dari Atlético Madrid dalam laga UEFA Champions League pada Selasa malam. Kekalahan itu memperpanjang tren buruk Spurs menjadi enam kekalahan beruntun di semua kompetisi.
Sejak ditangani pelatih interim Igor Tudor, Tottenham belum meraih satu poin pun. Situasi di ruang ganti juga dikabarkan memanas, dengan sejumlah pemain disebut tidak nyaman dengan pendekatan keras yang diterapkan sang pelatih.
Masalah semakin terlihat saat pertandingan di Madrid. Tottenham kebobolan empat gol hanya dalam 22 menit pertama, membuat kiper Antonin Kinsky ditarik keluar lebih cepat.
Berbicara kepada TNT Sports, Postecoglou mengatakan kondisi tim saat ini lebih berkaitan dengan mental para pemain.
“Sulit bagi saya berkomentar dari luar, tetapi menurut saya yang mereka butuhkan adalah kepercayaan diri. Mereka harus diingatkan bahwa mereka sudah membuktikan kualitasnya,” ujarnya.
Menurut pelatih asal Australia itu, pendekatan yang terlalu keras justru bisa menambah tekanan pada tim yang sedang berada dalam performa buruk.
Ia juga menyinggung arah klub yang dinilai mulai kehilangan fokus, terutama dalam hal perekrutan pemain.
“Beberapa waktu lalu saya merasa klub ini tidak bertindak seperti klub besar dalam hal pemain yang direkrut. Padahal Tottenham adalah klub besar, dan saya merasakannya sendiri tahun lalu,” kata Postecoglou.
Situasi Tottenham kini semakin mengkhawatirkan. Di klasemen Premier League, mereka berada di posisi ke-16, hanya satu poin di atas zona degradasi.
Jika performa tidak segera membaik, Spurs berisiko semakin terpuruk, terlebih mereka akan menghadapi laga sulit melawan Liverpool di Anfield.
Postecoglou menilai satu-satunya cara meredakan kekecewaan suporter adalah dengan mengembalikan identitas permainan menyerang yang sempat terlihat musim lalu.
Namun ia mengingatkan, dalam kompetisi seketat Premier League, sedikit saja kehilangan fokus bisa membawa tim jatuh lebih dalam.
“Yang paling penting sekarang adalah posisi mereka di liga. Tottenham harus memastikan tetap bertahan di Premier League, itu yang utama,” tegasnya.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu







