Transjabodetabek Blok M–Soetta Pakai Bus Low Deck, Ini Alasannya

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 12 Maret 2026 | 15:36 WIB
Bus Transjabodetabek (Beritanasional/Oke Atmadja)
Bus Transjabodetabek (Beritanasional/Oke Atmadja)

BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta resmi mengoperasikan layanan Transjabodetabek rute SH2 Blok M-Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (12/3/2026).

Rute baru tersebut dihadirkan untuk mendukung mobilitas masyarakat dari dan menuju bandara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan rute tersebut dilayani dengan bus berlantai rendah atau low deck untuk memudahkan penumpang, terutama yang membawa barang bawaan.

"Jadi, yang pertama busnya berbeda. Deck lebih rendah," kata Pramono.

Menurut Pramono, bus yang digunakan juga telah dimodifikasi dengan menyediakan tempat penyimpanan koper di bagian tengah kendaraan.

"Walaupun pasti kalau orang bepergian kan kopernya banyak, enggak semua koper itu akan bisa mendapatkan tempat tersendiri sehingga dengan demikian ada beberapa koper yang pasti nantinya apa, bersama penumpang. Ya itu konsekuensinya," ujar Pramono.

Adapun, terdapat 14 bus yang disiapkan untuk rute baru ini. Sementara itu, jarak keberangkatan antarbus alias headway adalah 10–20 menit.

"Jumlah bus yang akan dioperasikan jumlahnya adalah 14 bus dari jam 05.00-20.00 WIB," ucap Pramono.

"Dan kami memperkirakan dengan jumlah armada 14 tadi, kemungkinan akan dilayani antara 1.900-2.000 (pengguna), seperti ketika kita menargetkan untuk Transjabodetabek Blok M - Bogor," paparnya.

Selanjutnya, tarif Transjabodetabek ke Soetta ini dipatok Rp3.500 untuk tiga bulan ke depan. Tarif resmi akan berkisar Rp10.000–Rp15.000.

"Selama tiga bulan, terutama dalam rangka menyambut Idul Fitri, kami akan menetapkan tarifnya tetap Rp3.500 selama tiga bulan ini. Setelah itu kami akan melakukan evaluasi, karena memang bebannya terlalu berat dan juga subsidinya terlalu besar," jelas Pramono.

"Kami akan menaikkan angkanya, range-nya antara Rp10.000 sampai dengan Rp15.000. Kami akan putuskan setelah memberikan tiket ataupun rute dengan harga Rp3.500 selama tiga bulan," tandasnya.

Berikut daftar titik pemberhentian rute SH2 Blok M–Bandara Soetta:

Blok M Jalur 6-Bundaran Senayan 2-FX Sudirman-Gelora Bung Karno 2-DPR MPR 1-DPR MPR 2-Seberang Sowan Wisata Belanja-Jalan Cengkareng Golf Club 1-Soewarna Foodhall 1-Jalan Cengkareng Golf Club 3-Terminal Kargo 1-Terminal Kargo 2-Perkantoran Soekarno-Hatta-Stasiun KA Bandara-Imigrasi SHIA-Bundaran Cargo-Sekolah Ibu Pertiwi-Swadaya Slipi-Perpustakaan Riset BPK-Seberang DPR/MPR 1-Gelora Bung Karno 1-Summitmas-Bundaran Senayan 1-Blok M Jalur 6.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: