BGN Evaluasi Sebaran MBG, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 21 Juli 2026 | 12:14 WIB
Program Makan Bergizi Gratis. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Program Makan Bergizi Gratis. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkapkan pihaknya tengah mengevaluasi sebaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran, terutama menjangkau daerah dengan angka stunting tinggi.

Evaluasi dilakukan terhadap data penerima manfaat dan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini menjadi pelaksana program.

Diketahui, hal itu disampaikan Arum usai mengikuti rapat paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada Senin (20/7/2026) sore.

"Itu yang sekarang kami sisir lagi datanya. Karena terakhir tuh 63 juta ya, 62,7 juta penerima manfaat, itu kami sisir betul-betul," kata Arum di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta yang dikutip pada Selasa (21/7/2026).

Arum menjelaskan bahwa Prabowo menyinggung target sustainable development goals (SDGs) seperti penghapusan kelaparan, kesehatan yang baik, dan pendidikan berkualitas dalam sidang kabinet.

MBG, lanjut dia, merupakan salah satu program yang mendukung pencapaian target tersebut.

Karena itu, Arum mulai mempelajari data stunting yang tercantum dalam buku yang dibagikan Prabowo kepada jajaran menteri dan kepala lembaga.

Data tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan arah perbaikan pelaksanaan MBG ke depan.

"Nah, ini kira-kira gambaran untuk kami, kan namanya pembantu presiden kalau beliau mengatakan programnya ini, sasarannya ini, tugas kami mewujudkan ini," ujarnya.

Menurut Arum, pelaksanaan MBG belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi daerah yang memiliki tingkat stunting tinggi.

Penentuan lokasi SPPG lebih banyak bergantung pada usulan titik yang diajukan mitra pelaksana.

"Karena yang dilakukan kemarin, ya ini sebagai bahan evaluasi, itu tidak memperhatikan hal ini, gitu sehingga tidak ada tuh perhatian terhadap 'nih daerah stunting bukan sih?', daerah yang perlu disasar nggak sih karena ada kondisi tertentu?" tandas Arum.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: