Pemerintah Terus Benahi Program MBG untuk Tingkatkan Kualitas dan Pulihkan Kepercayaan Publik
BeritaNasional.com - Pemerintah terus melakukan pembenahan terhadap penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027. Evaluasi menyeluruh dilakukan guna memastikan kualitas layanan semakin baik sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan tahun ajaran baru menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk menghadirkan pelaksanaan MBG yang lebih aman, bersih, dan sehat. Berbagai persoalan yang sempat muncul pada tahap awal pelaksanaan program disebut menjadi bahan evaluasi pemerintah.
"Di tahun ajaran baru ini kami serius berbenah. Ketidaksempurnaan pelaksanaan sebelumnya terus kami perbaiki. Setiap masukan, kritik, bahkan air mata yang sempat jatuh, tidak kami abaikan begitu saja. Segala hal yang terjadi di lapangan kami jadikan cermin besar untuk berbenah diri," kata Qodari dalam keterangan pers, Senin (20/7).
Menurut Qodari, evaluasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap anak mendapatkan makanan bergizi dengan kualitas yang terjamin. Karena itu, pemerintah memperkuat seluruh rantai pelaksanaan program, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses distribusi makanan kepada peserta didik.
"Kami ingin memastikan bahwa ke depan, setiap piring makanan yang tersaji di meja belajar anak-anak kita adalah makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga aman, bersih, sehat, dan penuh dengan kasih sayang," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah juga telah merombak mekanisme kerja di lapangan dengan memperketat pengawasan terhadap kualitas bahan pangan, kebersihan proses pengolahan, serta memastikan seluruh tahapan pelaksanaan program dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Lebih lanjut, pemerintah ingin membangun kembali kepercayaan para orang tua melalui perbaikan yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh para siswa dalam keseharian mereka.
"Kami ingin membangun kembali kepercayaan Ayah dan Ibu di rumah, bukan sekadar lewat janji-janji manis, melainkan lewat perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh anak-anak kita setiap hari," ucapnya.
Qodari menegaskan bahwa program MBG tidak hanya sebatas pemberian makanan di sekolah, melainkan menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik akan mendukung konsentrasi belajar, kreativitas, serta pertumbuhan fisik anak.
"Kita sedang menanam benih-benih unggul. Dengan gizi yang cukup, anak-anak kita akan memiliki fokus yang tajam untuk belajar, energi yang cukup untuk berkreasi, dan tubuh yang kuat untuk tumbuh menjadi generasi pemenang yang siap bersaing dengan bangsa lain di dunia," tutupnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 22 jam yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu







