Tips Mudik Lebaran Aman dan Efisien dengan Mobil Listrik

Oleh: Imantoko Kurniadi
Jumat, 13 Maret 2026 | 00:43 WIB
Ruas Semarang Seksi A, B, C Jadi Fokus Pengamanan Arus Mudik Lebaran. (Foto/Jasamarga)
Ruas Semarang Seksi A, B, C Jadi Fokus Pengamanan Arus Mudik Lebaran. (Foto/Jasamarga)

BeritaNasional.com - Mudik Lebaran menjadi momen penting bagi banyak keluarga di Indonesia. Bagi pemilik mobil listrik, perjalanan jarak jauh bisa tetap nyaman dan aman asalkan persiapan dilakukan dengan matang.

Chery Indonesia membagikan panduan praktis agar mudik menggunakan kendaraan listrik berjalan lancar, aman, dan hemat energi.

1. Persiapan Kendaraan Listrik Sebelum Mudik

Menurut Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit, kunci perjalanan mudik yang aman adalah pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh sebelum berangkat. Beberapa komponen penting yang perlu dicek meliputi:

  • Sistem pengereman - memastikan rem bekerja optimal untuk keselamatan keluarga.
  • Kondisi dan tekanan ban - menjaga stabilitas kendaraan di berbagai kondisi jalan.
  • Sistem pendingin (coolant) - menjaga suhu komponen agar tetap ideal.
  • Baterai 12 volt = mendukung sistem kelistrikan kendaraan agar tetap stabil.

Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan di bengkel resmi agar setiap komponen mendapatkan pengecekan profesional dan aman untuk perjalanan jauh.

2. Perencanaan Rute dan Titik Pengisian Daya

Salah satu tantangan mudik dengan mobil listrik adalah memastikan cukupnya energi sepanjang perjalanan. Beberapa langkah yang bisa diterapkan antara lain:

  • Pastikan baterai terisi penuh (100%) sebelum berangkat.
  • Rencanakan rute dan lokasi SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di sepanjang jalur mudik.
  • Hindari membawa beban berlebihan agar konsumsi energi tetap efisien.
  • Gunakan gaya berkendara stabil dan hindari kecepatan tinggi (di bawah 100 km/jam).
  • Perhatikan tekanan ban agar efisiensi energi maksimal.
  • Gunakan AC kabin secara bijak agar konsumsi listrik tidak berlebihan.

Dengan perencanaan rute dan pengisian daya yang tepat, perjalanan jarak jauh dengan mobil listrik bisa sama nyaman seperti kendaraan konvensional.

Bagi pemilik yang mudik tanpa membawa mobil listrik, menjaga kondisi baterai tetap stabil juga penting:

  • State of Charge (SOC) minimal 50% sebelum meninggalkan kendaraan selama 1–2 minggu.
  • Aki 12 volt tidak perlu dilepas untuk penggunaan normal, karena sistem kendaraan mengatur konsumsi daya secara efisien.
  • Jika kendaraan ditinggalkan lebih lama, melepas terminal aki 12 volt bisa mencegah pelemahan baterai.

Langkah-langkah ini membantu memastikan mobil tetap siap digunakan saat kembali dari mudik tanpa mengurangi umur baterai.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: