BYD Racco Debut di Jepang, Mobil Listrik Mini dengan Jarak Tempuh 320 Km

Oleh: Harits Tryan
Senin, 13 Juli 2026 | 13:31 WIB
BYD Racco Debut di Jepang. (Foto/Car News China/BYD)
BYD Racco Debut di Jepang. (Foto/Car News China/BYD)

BeritaNasional.com - Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, akan resmi meluncurkan mobil mikro listrik berkemudi kanan bernama Racco di pasar Jepang pada 28 Juli 2026. Kehadiran model terbaru ini menjadi langkah strategis BYD untuk masuk ke segmen kei car atau mobil mungil yang selama ini didominasi pabrikan Jepang.

DIkutip dari Car News China, Senin (13/7/2026), menjelang peluncuran, BYD juga telah memulai kampanye promosi di berbagai wilayah Jepang dengan menggandeng aktris Jepang, Alice Hirose, melalui slogan "Racco Raku" guna meningkatkan minat konsumen.

BYD Racco hadir dengan dimensi kompak, yakni panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.800 mm, serta memiliki jarak sumbu roda 2.520 mm. Desain tersebut dirancang untuk memaksimalkan ruang kabin bagi kebutuhan mobilitas perkotaan dan komuter di daerah pinggiran.

Mobil listrik ini ditawarkan dalam dua pilihan baterai. Varian Racco 200 dibekali baterai berkapasitas 22,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 210 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTC Jepang. Sementara varian Racco 300 menggunakan baterai lebih besar berkapasitas 35,84 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 320 kilometer.

Dalam hal pengisian daya, BYD Racco mendukung pengisian cepat DC hingga 50 kW. Kapasitas tersebut setara dengan Honda N-One e dan lebih tinggi dibandingkan Nissan Sakura yang hanya mendukung pengisian cepat 30 kW.

Secara harga, BYD sebelumnya menargetkan banderol yang lebih agresif berkat efisiensi produksi internal. Namun, dinamika persaingan di pasar Jepang membuat harga peluncuran mengalami penyesuaian. Versi dasar kendaraan ini dipasarkan dengan harga mulai sekitar 120.000 yuan atau setara 17.700 dolar AS.

Untuk meningkatkan daya saing, BYD juga membekali Racco dengan sejumlah fitur premium yang belum umum di segmen mobil mikro, seperti pintu geser elektrik dengan sistem hands-free, kunci digital NFC, fitur pemanas baterai otomatis untuk penggunaan saat musim dingin, serta tempat gelas berpemanas.

Dari sisi kepraktisan, kursi belakang dapat dilipat rata sehingga menghasilkan ruang kargo hingga 1.372 liter. Konfigurasi ini membuat Racco tidak hanya cocok untuk penggunaan pribadi, tetapi juga berpotensi digunakan sebagai kendaraan komersial ringan untuk pengiriman jarak pendek.

Ekspansi BYD ke pasar Jepang didukung oleh performa produksi yang kuat di pasar domestik China. Data Juni 2026 menunjukkan model Yuan UP menjadi mobil kompak terlaris BYD dengan produksi mencapai 17.945 unit atau naik 5,3 persen secara bulanan. Sementara Song Pro DM-i mencatatkan pengiriman sebanyak 17.439 unit, disusul Sealion 06 sebanyak 16.843 unit dan Qin Plus EV sebanyak 13.726 unit.

Masuknya BYD Racco diperkirakan akan meningkatkan persaingan di segmen kei car Jepang yang selama ini dikuasai pabrikan lokal seperti Suzuki, Honda, dan Nissan.

Sumber: Car News Chinasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: