9,966 Juta Barel Minyak Italia Dirilis untuk Meredam Harga Global

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 13 Maret 2026 | 01:47 WIB
Ilustrasi kilang minyak. (Foto/Pixabay)
Ilustrasi kilang minyak. (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Italia akan melepas 9,966 juta barel minyak dari cadangan strategisnya sebagai bagian dari langkah terkoordinasi International Energy Agency (IEA) untuk menstabilkan pasar energi global. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Kementerian Energi Italia dalam pernyataan resminya.

Cadangan yang akan dilepas dalam beberapa Minggu ke depan ini setara dengan sekitar 13,5 persen dari total stok keamanan energi Italia.

Langkah ini sejalan dengan keputusan IEA yang beberapa hari lalu mengusulkan pelepasan 400 juta barel minyak dari cadangan darurat anggota untuk menahan laju kenaikan harga energi, lebih dari dua kali lipat pelepasan setelah invasi Rusia ke Ukraina dan krisis energi yang menyertainya.

Langkah Italia dan negara anggota IEA lainnya menandai upaya kolektif untuk meredam gejolak harga minyak, yang telah meningkat akibat konflik geopolitik dan ketidakstabilan pasokan global.

TotalEnergies Terpaksa Mengurangi Produksi Global

Sementara itu, TotalEnergies, raksasa minyak asal Prancis, mengumumkan bahwa pihaknya akan kehilangan 15 persen produksi global karena penutupan fasilitas di Timur Tengah terkait konflik yang sedang berlangsung.

Dalam pernyataannya di situs investor resmi, perusahaan menyebutkan bahwa produksi di Qatar, Irak, dan lepas pantai Uni Emirat Arab telah dihentikan atau sedang dalam proses shutdown.

Meski demikian, TotalEnergies menekankan bahwa kenaikan harga minyak akibat konflik diperkirakan akan lebih dari menutupi dampak kehilangan produksi. Artinya, meski output turun, perusahaan tetap mampu menyeimbangkan pendapatan dari harga yang lebih tinggi.

Langkah Italia dan pelepasan cadangan strategis IEA merupakan sinyal penting bagi pasar energi global, menunjukkan adanya kerja sama internasional untuk menahan volatilitas harga minyak.

Sementara itu, dampak konflik Timur Tengah terhadap produksi TotalEnergies menjadi pengingat bahwa ketidakpastian geopolitik tetap menjadi faktor utama penentu harga energi dunia.

Para analis memprediksi bahwa kombinasi cadangan strategis yang dilepas dan harga minyak yang tinggi akan menjadi faktor kunci menjaga keseimbangan pasar hingga beberapa bulan ke depan.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: