Menjelang Lebaran, Pemerintah Jamin Ketersediaan BBM dan LPG Terjaga

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:33 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026). (Foto/doc. Sekretariat Presiden)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026). (Foto/doc. Sekretariat Presiden)

BeritaNasional.com -  Pemerintah memastikan cadangan energi nasional tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam laporannya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

“Jadi kami laporkan, Bapak, untuk menyangkut BBM, baik crude, LPG, maupun minyak jadi, menjelang hari raya dan ke depan insyaallah bisa kita atasi dengan komunikasi yang baik,” kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan ketersediaan BBM untuk memenuhi kebutuhan nasional saat ini masih berada di atas batas minimal cadangan nasional.

Persediaan tersebut mencakup berbagai jenis BBM seperti RON 90, RON 92, RON 98, solar, hingga avtur.

Meski demikian, pemerintah terus berupaya memperkuat kedaulatan energi nasional melalui sejumlah langkah, termasuk pencampuran biodiesel dan pengembangan kilang minyak dalam negeri.

“Jadi RDMP kita selesaikan, ini cukup membantu kita, Pak. Mengurangi impor bensin kita 5,5 juta ton, sama BBM solar 3,5 juta,” ujar Bahlil.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan berbagai skenario untuk memastikan ketersediaan LPG nasional, termasuk melalui diversifikasi negara pemasok.

“Jadi total LPG kita dari 100 persen, dari 7,6 juta impor, itu 70 persen kita ambil dari Amerika, 20 persen dari Middle East, sisanya dari negara lain seperti Australia," jelas Bahlil.

"Dengan kondisi sekarang, yang di Middle East kita pecah lagi, untuk kita ambil kontrak jangka panjang dengan Amerika dan beberapa negara lain,” tambah dia menandaskan.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: