Purbaya: Inflasi Masih Terkendali, Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Lebih Cepat
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan ekonomi nasional dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan bahwa perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan di tengah dinamika global.
Purbaya mengatakan, sejumlah indikator ekonomi nasional menunjukkan kondisi yang tetap kuat, baik dari sisi produksi maupun konsumsi.
“Sebetulnya kalau kita lihat dari sisi supply, ekonomi kita dalam keadaan yang amat baik. Kalau kita lihat dari purchasing managers index, di bulan Februari itu levelnya 53,8, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, betul-betul ada perbaikan yang kuat di sektor manufaktur,” kata Purbaya.
Dari sisi stabilitas harga, Purbaya mengatakan tekanan inflasi masih terkendali.
Ia berujar, angka inflasi yang terlihat tinggi secara nominal dipengaruhi oleh faktor teknis terkait subsidi listrik pada periode sebelumnya.
“Kalau kita hilangkan data-data subsidi listrik bulan Januari dan Februari tahun lalu, sebetulnya inflasi kita hanya sekitar 2,59 persen, Pak. Jadi, kita masih aman untuk tumbuh lebih cepat lagi,” ujar Purbaya.
Purbaya pun optimistis terhadap perekonomian Indonesia. Sebab, terdapat peningkatan berbagai indikator aktivitas ekonomi, termasuk survei kepercayaan konsumen dan aktivitas manufaktur.
“Keadaan umum lagi ditangkap dari survei kepercayaan konsumen. Jadi memang daya beli masyarakat membaik, dan yang sebelah kanan saya ulang lagi, purchasing managers index itu sekarang 53,8, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, Pak," jelas Purbaya.
"Jadi supply, demand semuanya dalam keadaan sehat sampai dengan Februari. Saya yakin ke depannya akan membaik terus,” tambahnya menandaskan.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







