Tottenham Hotspur Cari Pelatih Baru, Tudor Hanya Bertahan Sebulan?

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:39 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor. (Foto/doc. spurs)
Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor. (Foto/doc. spurs)

BeritaNasional.com - Tottenham Hotspur dikabarkan mulai mencari calon pelatih baru untuk menggantikan Igor Tudor.

Pelatih berusia 47 tahun ini ditunjuk bulan lalu dengan kontrak hingga akhir musim, menggantikan Thomas Frank yang dipecat.

Tudor diharapkan mampu membalikkan performa tim dan menjauhkan Spurs dari ancaman degradasi. Namun kenyataannya, hasil di bawah mantan pelatih Juventus ini justru memburuk.

Dalam empat laga kompetitif yang sudah dijalani, Tudor kalah semuanya, tiga di antaranya dengan kebobolan minimal tiga gol.

Spurs kalah dari Arsenal, Fulham, dan Crystal Palace di Premier League, sebelum ditekuk 5-2 oleh Atletico Madrid di Liga Champions.

Dalam laga itu, Tudor mengejutkan banyak pihak dengan menarik keluar kiper Antonin Kinsky pada menit ke-17 setelah membuat dua kesalahan fatal.

Saat ini, Tudor mempersiapkan timnya untuk laga Premier League yang sulit di markas juara bertahan, Liverpool, akhir pekan ini.

Meski tetap memimpin tim di Anfield, masa depan Tudor di laga leg kedua Liga Champions melawan Atletico pada Rabu kini diragukan.

Menurut laporan, manajemen Spurs “sedang aktif mencari” opsi pengganti Tudor. Pemecatan dianggap sebagai langkah wajar jika tim kembali kalah di Premier League.

Jika Tudor dicopot, klub harus memilih apakah menunjuk pelatih interim lain atau langsung mencari pelatih permanen.

Awalnya, Spurs berharap pengalaman Tudor sebagai pelatih interim bisa menyelamatkan tim, sementara klub menyiapkan rencana jangka panjang untuk musim panas. Tapi rencana itu kini berantakan, dengan Tottenham hanya unggul satu poin dari zona degradasi.

Jika tidak ada perubahan signifikan di laga akhir pekan, kemungkinan besar Tudor akan dipecat hanya sebulan setelah tiba di London utara.

Spus pun menghadapi salah satu keputusan tersulit dalam sejarah modernnya, karena kesalahan penunjukan pelatih lagi bisa berujung pada degradasi pertama Spurs dari Liga Inggris sejak 1977.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: