Kronologi Penembakan Karyawan PT Freeport di Tembagapura, Papua Tengah

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:41 WIB
Tewas ditembak Kkryawan PT Freeport di Grasberg Papua Tengah. (Foto/doc. Satgas Operasi Damai Cartenz)
Tewas ditembak Kkryawan PT Freeport di Grasberg Papua Tengah. (Foto/doc. Satgas Operasi Damai Cartenz)

BeritaNasional.com - Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penembakan terhadap seorang karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026).

Korban, Simson Mulia (48), karyawan PT Freeport Indonesia, meninggal dunia akibat luka tembak di bagian bawah telinga. Berdasarkan keterangan medis, peluru masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bawah telinga kiri.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran Polres Mimika akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku penembakan ini,” kata Kepala OPS Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, dalam keterangannya dikutip Sabtu (14/3/2026).

Faizal mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil penyelidikan aparat keamanan.

“Seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Kronologi Penembakan

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi yang selamat, peristiwa penembakan terjadi saat korban bersama rekannya menyelesaikan pekerjaan survei di area tersebut.

“Berdasarkan keterangan saksi, yang juga rekan korban sekaligus sopir kendaraan, korban sedang merapikan perlengkapan survei karena pekerjaan telah selesai,” ujar Yusuf.

“Korban berada di belakang kendaraan pikap ketika terdengar dua kali suara letusan dari arah yang belum dapat dipastikan,” tambahnya.

Saksi kemudian melihat korban terjatuh dan helm yang dikenakannya terlepas ke tanah. Menyadari situasi, saksi segera menghubungi base camp menggunakan handy talkie (HT) untuk meminta bantuan evakuasi.

Aparat keamanan bersama tim medis segera bergerak ke lokasi. Dalam perjalanan, mereka sempat menghadapi tembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) di perbukitan sekitar lokasi.

“Prioritas utama tim saat itu adalah menyelamatkan korban agar segera mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit,” jelas Yusuf.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi ke RS SOS Mile 68 (RS AEA). Namun setelah pemeriksaan medis, Simson Mulia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT.

Setelah pemulasaraan selesai, aparat mengawal jenazah korban dari Timika menuju Jakarta pada Kamis (12/3/2026). Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Bandung, Jawa Barat, untuk diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan.

Respons PT Freeport Indonesia

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, menyampaikan insiden penembakan terjadi sekitar pukul 08.30 WIT.

“PT Freeport Indonesia mengonfirmasi telah terjadi penembakan oleh orang tak dikenal pada hari Rabu, 11 Maret 2026, sekitar pukul 08.30 WIT di area tambang terbuka Grasberg,” ujar Katri dalam keterangan tertulis.

Dalam insiden tersebut, korban adalah karyawan senior PT Freeport Indonesia, Simson Mulia (48). Katri menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga.

“Kami menyampaikan dukacita yang mendalam dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tutur Katri.

Katri menegaskan, PT Freeport Indonesia memastikan keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta pihak yang berada di wilayah operasional, dengan koordinasi bersama aparat setempat.

“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan. Keselamatan seluruh karyawan dan pihak di wilayah operasional tetap menjadi prioritas utama,” terang Katri.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: