H-7 Idul Fitri 2026, Volume Kendaraan di Jalan Layang MBZ Naik Signifikan pada Malam Hari

Oleh: Harits Tryan
Senin, 16 Maret 2026 | 01:00 WIB
Ruas jalan tol MBZ. (Foto/Jasa Marga)
Ruas jalan tol MBZ. (Foto/Jasa Marga)

BeritaNasional.com - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-7 libur idul fitri 1447 H/2026, Sabtu, 14 Maret 2026.

GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, mengatakan peningkatan lalu lintas di Jalan Layang MBZ mulai terlihat signifikan pada malam hari. Peningkatan arus kendaraan tersebut terutama terlihat pada malam hari, seiring mulai meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat menjelang musim mudik Lebaran.

"PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) mencatat peningkatan volume lalu lintas kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada H-7 Libur idul fitri 1447 H / 2026, Sabtu 14 Maret 2026. Peningkatan ini terutama terlihat pada periode malam hari yang menunjukkan mulai meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat menjelang musim mudik Lebaran,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak 42.718 kendaraan tercatat meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ. Angka tersebut meningkat 41,23 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 30.247 kendaraan.

“Tercatat sebanyak 42.718 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui Jalan Layang MBZ atau meningkat 41,23% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 30.247 kendaraan. Kenaikan volume kendaraan terjadi sepanjang hari, dengan lonjakan paling signifikan pada malam hari yang mencapai 196,69% dibandingkan kondisi normal,” kata Desti.

Sementara itu, arus kendaraan menuju Jakarta juga mengalami kenaikan.

"Arus kendaraan menuju Jakarta tercatat sebanyak 28.710 kendaraan, atau meningkat 5,70% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 27.161 kendaraan. Peningkatan lalu lintas menuju Jakarta terjadi pada pagi hari sebesar 22,25% dan malam hari sebesar 11,54%, sedangkan pada siang hari tercatat turun sebesar 7,45% dibandingkan kondisi normal,” tuturnya.

Menurut Desti, data tersebut menunjukkan bahwa pergerakan kendaraan di Ruas Jalan Layang MBZ mulai meningkat seiring mendekatnya periode mudik idul fitri 2026. Meski demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau lancar dan terkendali.

“Data tersebut menunjukkan bahwa pergerakan kendaraan di Ruas Jalan Layang MBZ mulai mengalami peningkatan seiring mendekatnya periode mudik idul fitri 2026. Meskipun demikian, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau lancar dan terkendali dengan dukungan pemantauan lalu lintas secara intensif serta kesiapsiagaan petugas operasional di lapangan,” jelasnya.

Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan, PT JJC mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama melintas di Jalan Layang MBZ.

"Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan, PT JJC terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM), serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan,” paparnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: