ASDP Catat Lonjakan Penumpang dan Kendaraan di Lintasan Jawa-Sumatera

Oleh: Panji Septo R
Senin, 16 Maret 2026 | 20:00 WIB
ASDP Catat Lonjakan Penumpang dan Kendaraan di Lintasan Jawa-Sumatera. (Foto/ASDP).
ASDP Catat Lonjakan Penumpang dan Kendaraan di Lintasan Jawa-Sumatera. (Foto/ASDP).

BeritaNasional.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan aktivitas penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera terus meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan penyeberangan tetap berjalan tertib meski volume kendaraan dan penumpang bertambah sejak H-10.

“Kami sudah melakukan rangkaian persiapan dan antisipasi baik operasional maupun koordinasi dengan stakeholder guna mewujudkan layanan penyeberangan yang optimal bagi pengguna jasa,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Pengamanan serta kelancaran arus mudik didukung 1.185 personel di Merak dan 741 personel di Pelabuhan Bakauheni. Koordinasi operasi dilakukan melalui Port Operation Control Center (POCC) untuk memantau pergerakan secara real time.

ASDP kembali mengingatkan pengguna jasa agar membeli tiket melalui platform resmi Ferizy, yang dapat dipesan sejak H-60 keberangkatan, guna menghindari antrean dan praktik percaloan.

Dari rekap H-10 hingga H-5, total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatra tercatat 311.517 orang atau naik 6,7 persen dari tahun lalu. 

Total kendaraan mencapai 72.629 unit atau naik 6,9 persen. Sementara arus sebaliknya dari Sumatera ke Jawa mencatat 191.988 penumpang dan 40.236 kendaraan, masing-masing meningkat 0,7 persen dan 2,3 persen.

“Dengan segala rangkaian dan kesiapan yang telah kami siapkan dengan koordinasi yang maksimal, kami berharap para pengguna jasa dapat merasakan pengalaman penyeberangan yang tertib, aman, nyaman, dan lancar,” tutur Heru.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan kondisi seluruh pelabuhan di lintas Jawa-Sumatera masih terkendali. 

Ia memastikan tidak ada antrean kendaraan, baik truk di Pelabuhan BBJ Bojonegara maupun pemudik bermotor dan mobil di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan.

Menurut Dudy, ASDP juga diminta menyiapkan skema delaying system di sejumlah buffer zone guna mencegah penumpukan kendaraan. Pengalihan truk golongan besar tetap diberlakukan ke Bojonegara. 

“Meskipun kondisi di Pelabuhan Merak terbilang lengang, kendaraan logistik golongan 7, 8, dan 9 yang menuju Sumatra tetap akan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara. Kita harus konsisten dengan kesepakatan yang telah dibuat,” ujar Dudy.

Berdasarkan data Posko Merak pukul 12.00 WIB, Senin (16/3) atau H-5, jumlah penumpang yang menyeberang ke Sumatera mencapai 41.702 orang, turun 11,6 persen dibandingkan tahun lalu. 

Kendaraan roda dua tercatat 4.241 unit (naik 11,6 persen), roda empat 5.539 unit (turun 23,1 persen), truk 743 unit (turun 23,4 persen), dan bus 274 unit (naik 12,3 persen). Total kendaraan yang menyeberang berjumlah 10.797 unit.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: