Jasa Marga Prediksi 3,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta saat Mudik Lebaran

Oleh: Lydia Fransisca
Kamis, 19 Maret 2026 | 08:41 WIB
Pemudik padati terminal Kalideres Jakarta Barat. (BeritaNasional/Panji)
Pemudik padati terminal Kalideres Jakarta Barat. (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com -  PT Jasa Marga memprediksi, sekitar 3,5 juta kendaraan akan keluar dari Jakarta selama arus mudik Lebaran 2026.

Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono mengatakan, proyeksi tersebut didasarkan pada pemantauan sistem lalu lintas berbasis teknologi.

“Kami memperkirakan tiga setengah juta kendaraan akan melintas keluar dari Jakarta,” kata Rivan, dikutip dari keterangan resminya pada Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, pemantauan arus kendaraan dilakukan menggunakan sistem intelligent transportation system untuk memprediksi kepadatan secara lebih akurat.

"Perkiraan tidak hanya jumlah (yang akurat), tetapi juga prediksi di setiap waktunya,” jelas dia.

Menurut Rivan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada pertengahan Maret dengan dua gelombang utama pada 14 dan 18 Maret, didominasi kendaraan menuju arah timur atau Trans-Jawa.

“(Pada 18 Maret) diperkirakan mencapai 256 ribu LHR-nya (lalu lintas harian). Dan semalam terbukti sudah 221 ribu, (ini) adalah yang tertinggi sejak 13 Maret yang lalu,” ujar Rivan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Jasa Marga bersama pemerintah menyiapkan sejumlah ruas tol fungsional, di antaranya Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan, Tol Yogyakarta-Solo, hingga ruas Probolinggo-Besuki.

Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan sistem satu arah (one way) juga akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

“Kemarin sore ketika (kepadatan) mencapai 30 persen, bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas, kami memutuskan untuk one way. One way dimulai dari KM 70 (Tol Jakarta-Cikampek) sampai dengan KM 263,” ucap Rivan.

Rivan menegaskan, penerapan rekayasa lalu lintas tersebut mampu memangkas waktu tempuh perjalanan pemudik.

“Alhamdulillah kelancaran ini bisa dirasakan masyarakat yang berangkat dari (Jakarta) pukul 16.00 WIB sudah sampai pukul 00.00 WIB di Kalikangkung (KM 414 di Semarang). Jadi sudah mencapai 7 sampai 8 jam,” tandasnya.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: