ASDP Nyatakan Arus Kendaraan di Gilimanuk Kembali Stabil Jelang Nyepi
BeritaNasional.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan arus kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk kembali stabil jelang Hari Raya Nyepi 2025.
Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Yossianis Marciano menyampaikan antrean berhasil ditekan hingga nol kilometer
“Terima kasih atas kesabaran masyarakat, serta sinergi seluruh pihak yang memungkinkan antrean dapat terurai hingga nol kilometer sebelum penutupan Nyepi," ujar Yossi dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).
"Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid mampu menghadirkan solusi nyata dalam waktu cepat,” ujarnya.
Menurutnya, antrean kendaraan terselesaikan pada Rabu (18/3). Per pukul 22.20 WITA, tidak ditemukan lagi kepadatan di area tollgate pelabuhan.
ASDP mengakui kepadatan sebelumnya sempat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa. Namun, respons cepat yang dilakukan di lapangan dinilai menjadi faktor penting pemulihan kondisi hingga kembali stabil.
"Sejumlah langkah percepatan diterapkan, antara lain pengoperasian sekitar 35 kapal, optimalisasi durasi layanan melalui pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), penambahan kapal perbantuan, rekayasa lalu lintas, dan pemanfaatan penuh buffer zone," tuturnya.
Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan pemerintah daerah menjadi fondasi pengendalian arus yang lebih efektif.
ASDP mencatat lonjakan kendaraan lebih dari 40 persw menjelang penutupan lintasan untuk Nyepi.
Data Posko Gilimanuk selama 24 jam periode 18 Maret (H-3) menunjukkan total penumpang mencapai 74.213 orang atau naik 65,2 persen dibandingkan tahun lalu.
Kendaraan roda dua tercatat 14.659 unit, roda empat 7.260 unit, bus 585 unit, serta truk 1.051 unit.
"Total kendaraan mencapai 23.555 unit atau meningkat 58,8 persen. Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3, tercatat 457.611 penumpang serta 146.447 kendaraan," ucapnya.
ASDP menyebut lonjakan tersebut tetap dapat diimbangi dengan penguatan operasional yang adaptif.
"Saat ini, layanan penyeberangan berlangsung stabil dan seluruh kendaraan terserap di dalam buffer zone sehingga arus lebih terukur," kata Yossie.
ASDP memastikan koordinasi lintas instansi akan terus ditingkatkan menjelang puncak arus Lebaran.
Pemulihan ini berlangsung tepat sebelum penutupan sementara layanan penyeberangan di lintasan Ketapang–Gilimanuk.
Sejalan perayaan Hari Raya Nyepi, operasional penyeberangan ditutup sementara di sejumlah pelabuhan.
Layanan di Pelabuhan Ketapang berhenti mulai 18 Maret pukul 17.00 WIB hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB.
Pelabuhan Gilimanuk pada 19 Maret pukul 05.00 WITA hingga 20 Maret pukul 06.00 WITA.
Pelabuhan Lembar pada 18 Maret pukul 21.00 WITA hingga 20 Maret pukul 01.30 WITA.
Pelabuhan Padangbai pada 19 Maret pukul 04.00 WITA hingga 20 Maret pukul 11.30 WITA.

EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






