Arus Balik Sumatera-Jawa Lancar, 79 Persen Pemudik Sudah Kembali
BeritaNasional.com - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Pulau Sumatera menuju Jawa menunjukkan tren yang sangat positif.
Hingga H+6 Lebaran, tercatat 79 persen pemudik telah menyeberang kembali ke Pulau Jawa. Data menunjukkan 713.702 penumpang dari total 898.864 orang pada saat mudik kini kembali menyeberang.
Kelancaran ini didukung oleh distribusi trafik yang lebih merata, sehingga penumpukan kendaraan di pelabuhan pada periode puncak dapat diminimalisir dengan baik.
Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada 28 Maret 2026, volume kendaraan yang menyeberang mencapai 29.893 unit, atau naik 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meskipun volume kendaraan tumbuh, Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Lasse menegaskan situasi di lapangan tetap kondusif.
“Distribusi trafik yang semakin merata menjadi faktor kunci. Dengan pola ini, arus penyeberangan tetap dapat dikelola optimal meskipun volume pergerakan tinggi,” ujar Rio Lasse yang dikutip dari keterangan resminya pada Minggu (29/3/2026).
Secara akumulatif (H-10 hingga H+6), total penumpang dari Sumatera ke Jawa menembus angka 1.148.252 orang, tumbuh 2,5 persen dari tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah kendaraan mencapai 278.950 unit atau meningkat 5,9 persen.
Guna menjaga ritme kelancaran, ASDP menerapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari optimalisasi armada, skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB), hingga delaying system di area penyangga (buffer zone).
Selain itu, diberlakukan pembatasan operasional kendaraan logistik besar guna memprioritaskan kendaraan pribadi dan penumpang. Kendaraan logistik golongan V B hingga IX dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu menuju Bojonegara.
“Kami mengimbau seluruh pelaku logistik untuk mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan selama periode Angkutan Lebaran ini. Kepatuhan terhadap kebijakan pembatasan menjadi kunci untuk menjaga kelancaran arus balik dan keselamatan bersama,” tegas Rio.
Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif hingga 31 Maret 2026 dan kebijakan tarif satu harga (single tarif) yang berlaku hingga Minggu (29/3) pukul 24.00 WIB.
“Stimulus diskon berlaku hingga 31 Maret 2026, sementara single tarif hingga 29 Maret pukul 24.00 WIB. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkannya untuk menghindari kepadatan,” tambah Rio.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







