Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Ketapang Menuju Bali
BeritaNasional.com - Gelombang arus balik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk mencapai puncaknya pada Minggu (29/3/2026) pagi WIB.
Ribuan kendaraan pemudik tampak memadati area Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sehingga menciptakan antrean panjang.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan lonjakan volume kendaraan ini merupakan fase tertinggi sejak H+1 hingga H+6 kemarin. Jumlah kendaraan yang melintas sempat menyentuh angka 15.781 unit dalam satu hari.
Meski tekanan mobilitas meningkat tajam, manajemen ASDP memastikan seluruh fasilitas dan armada bekerja pada kapasitas maksimal.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano menegaskan kesiapan operasional menjadi harga mati untuk melayani pemudik.
“Di tengah lonjakan pergerakan masyarakat, kami memastikan pelayanan tetap optimal. Armada siaga penuh, pengaturan arus kendaraan dimaksimalkan, serta koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar pengguna jasa tetap terlayani dengan baik,” tegas Yossianis melalui keterangan persnya pada Minggu (29/3/2026).
Berdasarkan data terbaru per Minggu siang, 314.491 penumpang atau sekitar 61 persen dari total pemudik telah menyeberang kembali ke Pulau Dewata.
Sementara itu, untuk sektor kendaraan, sebanyak 97.683 unit (59 persen) tercatat sudah meninggalkan Jawa menuju Bali.
Untuk menjaga kelancaran di pelabuhan, ASDP menerapkan skema prioritas bagi kendaraan pribadi, sepeda motor, dan bus agar perjalanan keluarga lebih nyaman.
Sementara itu, kendaraan logistik besar dialihkan sementara ke kantong-kantong parkir (buffer zone) jika terjadi penumpukan.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko, menjelaskan teknis pengaturan di lapangan untuk menghindari kemacetan di jalur utama.
“Saat arus padat, kendaraan logistik kami arahkan ke buffer zone seperti Bulusan, Terminal Sri Tanjung, dan area Pusri. Setelah kondisi lebih landai, kendaraan tersebut dilayani kembali secara bertahap,” jelas Arief.
Hingga saat ini, 32 kapal dikerahkan untuk melayani penyeberangan, di mana 18 kapal di antaranya menerapkan pola cepat Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB).
Meski tingkat keterisian pelabuhan mencapai 90 persen, proses pemuatan kendaraan ke dalam kapal di seluruh dermaga terpantau tetap lancar.
Pihak ASDP kembali mengingatkan masyarakat yang masih dalam perjalanan untuk memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan melalui aplikasi Ferizy.
“Kami mengimbau pengguna jasa untuk membeli tiket melalui Ferizy, mengatur waktu perjalanan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kebutuhan selama perjalanan tercukupi,” tandasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







