Ragunan Tutup pada Hari Pertama Idul Fitri, Buka H+1

Oleh: Panji Septo R
Sabtu, 21 Maret 2026 | 08:02 WIB
Ragunan tutup pada Hari Pertama Idul Fitri (Foto/Ragunan Zoo)
Ragunan tutup pada Hari Pertama Idul Fitri (Foto/Ragunan Zoo)

BeritaNasional.com - Taman Margasatwa Ragunan Jakarta menginformasikan tutup pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah atau hari ini sesuai Peraturan Gubernur Nomor 63 Tahun 2018 terkait pengaturan operasional tempat wisata pada hari-hari tertentu.

Kepala Unit Pengelola Endah Rumiyati menyampaikan keputusan penutupan tersebut bersifat rutin dan telah menjadi ketentuan resmi tahunan. 

“Ragunan kembali menerima pengunjung pada 22 Maret 2026 mulai pukul 06.00 WIB. Hari pertama Lebaran kawasan tetap ditutup,” ujar Endah dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/3/2026).

Menurutnya, seluruh aktivitas wisata ditiadakan pada hari Lebaran, termasuk pelayanan tiket, operasional kandang satwa untuk publik, hingga kegiatan edukasi. 

Ia memastikan seluruh persiapan operasional baru dimulai kembali pada H+1 karena kawasan hanya dibuka bagi aktivitas internal seperti perawatan satwa dan pemeliharaan fasilitas.

"Penutupan ini juga dimanfaatkan pengelola untuk finalisasi kesiapan layanan menyambut lonjakan wisatawan pada periode libur yang diprediksi berlangsung hingga 29 Maret 2026," tururnya. 

Endah menyampaikan seluruh personel akan kembali diturunkan penuh saat pembukaan.
Dengan kebijakan tersebut, Ragunan mengimbau masyarakat merencanakan kunjungan pada hari kedua Lebaran dan seterusnya.

Sebelumnya, informasi penutupan Ragunan pada Idul Fitri sudah terlebih dahulu diberikan Gubernur Jakarta Pramono Anung dan baru kembali dibuka untuk umum pada hari kedua Lebaran.

"Saya baru saja dapat informasi dari Kepala Dinas yang membawahi secara langsung, jadi untuk besok memang libur, tapi hari kedua akan dibuka seperti biasa," kata Pramono.

Berdasarkan Pergub DKI Jakarta No. 63 Tahun 2018, tempat wisata di Jakarta tutup pada hari pertama Lebaran dan beroperasi pukul 08.00-17.00 WIB pada hari kedua. 


 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: