Pelabuhan Gilimanuk Kembali Dibuka, Arus Kendaraan Lancar
BeritaNasional.com - Layanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk kembali dibuka pada Jumat (20/3/2026) setelah sempat dihentikan sementara selama Hari Raya Nyepi.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale memastikan operasional berjalan lancar dan terkendali sejak layanan dibuka kembali.
ASDP, kata Windy, telah mengerahkan 33 kapal untuk mempercepat layanan di lintasan Ketapang–Gilimanuk, terdiri dari 30 kapal reguler dan 3 kapal perbantuan jenis LCM.
Penguatan armada ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya pergerakan pascalibur Nyepi dan jelang puncak Angkutan Lebaran.
Windy menjelaskan fokus operasional diarahkan pada kendaraan prioritas guna menjaga efisiensi layanan.
“Fokus layanan kami arahkan pada kendaraan roda dua, mobil pribadi, dan bus agar proses penyeberangan berjalan lebih cepat dan mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujar Windy dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/3/2026).
Ia menambahkan penjadwalan dan pola operasi kapal pada lintasan Ketapang–Gilimanuk merupakan kewenangan regulator BPTD, sementara ASDP memastikan kesiapan fasilitas, pengaturan arus kendaraan, dan kelancaran pelayanan.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan BPTD dan seluruh stakeholder, serta melakukan penyesuaian operasional secara real time agar tidak terjadi penumpukan,” kata Windy.
General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menyatakan percepatan bongkar muat menjadi prioritas pasca pembukaan layanan kembali.
“Kami memastikan proses bongkar muat kapal dapat dipercepat dari rata-rata 35 menit menjadi sekitar 20 menit, sehingga perputaran kapal lebih cepat dan kapasitas layanan meningkat,” jelasnya.
Arief menyampaikan kondisi di lapangan terpantau cukup padat namun tetap terkendali.
“Kendaraan kami arahkan ke area parkir dan area manuver di depan pelabuhan, kemudian diberangkatkan bertahap ke dermaga. Dengan pola ini, arus tetap mengalir dan tidak terjadi antrean panjang keluar kawasan pelabuhan,” ujarnya.
Hingga Jumat (20/3) pukul 16.00 WITA, arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk terpantau ramai lancar.
Optimalisasi buffer zone di Terminal Kargo Gilimanuk turut menjaga situasi tetap terkendali. Jalur mobil dipisahkan dengan jalur kendaraan besar seperti bus dan truk logistik sehingga tidak terjadi antrean di akses utama.
Data Posko Gilimanuk periode H-2 (19/3, pukul 00.00–05.00 WITA) mencatat 22 trip kapal beroperasi. Jumlah penumpang dari Bali ke Jawa mencapai 2.029 orang atau naik 142,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Sepeda motor tercatat 278 unit, kendaraan ringan 194 unit, truk 18 unit, dan bus 26 unit. Total kendaraan 516 unit, tumbuh 85,6 persen secara tahunan.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-2, jumlah penumpang mencapai 459.640 orang atau naik 7,4 persen. Total kendaraan 146.963 unit atau meningkat 8,9 persen dari tahun sebelumnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






