Menteri PU Segera Bahas Antrean Panjang Gilimanuk dengan Menhub
BeritaNasional.com - Fenomena antrean panjang hingga puluhan kilometer yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali saat mudik Lebaran tahun ini, akan dibahas bersama antara Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggono dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, agar ke depannya tidak terulang kembali.
“Cuma kemarin yang jadi masalah di Gilimanuk. Nanti kita akan diskusi dengan Pak Menteri Perhubungan ke depan seperti apa, apakah perlu tambah dermaga segala macam," kata Dody saat ditemui usai menghadiri kegiatan halalbihalal di Kementerian PU, Jakarta, Rabu (25/3/2026).
Dody akan membahas secara rinci terkait persoalan yang terjadi saat mudik tahun ini, khsususnya persoalan yang terjadi di Gilimanuk dengan Menhub
"Kita nanti akan diskusi lebih detail lagi dengan Pak Menteri Perhubungan tentang Gilimanuk khususnya," jelasnya.
Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memaksimalkan layanan demi mengurai antrean padat kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sehingga arus tetap bergerak lancar selama periode Lebaran 1447 Hijriah.
Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano mengatakan, arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk tetap bergerak, meskipun antrean kendaraan terpantau padat pada periode Lebaran 2026 ini.
Menurutnya, kepadatan itu dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang berupaya menyeberang lebih awal sebelum penutupan sementara lintasan Gilimanuk-Ketapang serta Padangbai-Lembar dalam rangka Hari Raya Nyepi pada 18-20 Maret 2026.
Selain tingginya volume kendaraan menuju pelabuhan, kondisi antrean juga turut dipengaruhi oleh dinamika lalu lintas di sepanjang jalur menuju kawasan Gilimanuk, termasuk aktivitas masyarakat di sejumlah titik layanan umum seperti area pengisian bahan bakar maupun fasilitas pendukung perjalanan lainnya.
Melalui berbagai langkah percepatan layanan, antrean kendaraan yang sebelumnya sempat mencapai sekitar 36 kilometer, kini mulai berangsur terurai dan terpantau padat mengalir dengan panjang antrean sekitar 20 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk.
Ia menegaskan, perseroan mengerahkan seluruh kapasitas operasional guna mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran layanan penyeberangan.
ASDP melakukan berbagai upaya maksimal dengan mengoptimalkan kapal, dermaga, serta pengaturan operasional agar arus kendaraan tetap bergerak.
Sumber: Antara
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





