Antrean Panjang di Pelabuhan Gilimanuk, Pemerintah Minta Maaf ke Pemudik

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 18 Maret 2026 | 08:56 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Pemerintah meminta maaf atas kepadatan antrean kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada arus mudik Lebaran 2026 ini.

Hal ini disampaikan langsung Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) usai memimpin rapat koordinasi di Kementerian Pertahanan pada Selasa(17/3/2026).

"Memang ada beberapa kejadian yang kami mohon maaf ada penumpukan oleh karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk," kata Pras kepada wartawan.

Meski demikian, Pras memastikan seluruh petugas siaga mencari solusi terbaik di lapangan guna mendukung kelancaran mudik kali ini. 

"Tapi sepenuhnya kita melakukan terus monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi supaya bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrian-antrian," ujar Pras.

Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry memastikan arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk tetap bergerak meski sempat terjadi antrean panjang menjelang penutupan lintasan saat Hari Raya Nyepi.

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Yossianis Marciano menyebut, kepadatan dipicu lonjakan kendaraan yang hendak menyeberang lebih awal sebelum penutupan lintasan Gilimanuk-Ketapang dan Padangbai-Lembar.

“ASDP melakukan berbagai upaya maksimal dengan mengoptimalkan kapal, dermaga, serta pengaturan operasional agar arus kendaraan tetap bergerak,” ujar Yossi dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

“Kami memahami banyak pengguna jasa yang mengejar waktu perjalanan sebelum penutupan pelabuhan saat Hari Raya Nyepi, sehingga seluruh sumber daya kami kerahkan untuk mempercepat layanan penyeberangan," tambahnya.

ASDP mencatat, antrean kendaraan yang sempat mencapai sekitar 36 kilometer kini berangsur terurai menjadi sekitar 20 kilometer dengan kondisi padat mengalir. 

Kepadatan juga dipengaruhi situasi lalu lintas di jalur menuju pelabuhan, termasuk aktivitas di titik layanan umum.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: