One Way Nasional Dihentikan, Arus Kendaraan Kembali Normal
BeritaNasional.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang telah memasuki hari ke-9 berjalan dalam kondisi aman dan terkendali.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, menyampaikan tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas kamtibmas.
Seiring meredanya kepadatan lalu lintas, Jansen mengatakan Korps Lalu Lintas Polri resmi menghentikan rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026.
Kebijakan tersebut diambil setelah evaluasi bersama dan sosialisasi kepada masyarakat, seiring arus kendaraan yang telah kembali normal.
“Berdasarkan hasil evaluasi, arus lalu lintas terpantau landai dan terkendali, sehingga rekayasa one way nasional dihentikan dan arus kendaraan kembali normal dua arah,” ujar Jansen dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/3/2026).
Ia menegaskan, rekayasa lalu lintas tetap bersifat dinamis dan menyesuaikan kondisi di lapangan demi menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Saat ini, arus kendaraan baik menuju Jakarta maupun ke arah Trans Jawa dilaporkan normal.
"Fokus pengamanan diarahkan pada rangkaian Hari Raya Idulfitri, mulai dari malam takbiran, pelaksanaan salat Id, hingga kegiatan wisata," tuturnya.
Polri juga mengingatkan potensi meningkatnya mobilitas pada periode arus balik.
Kesiapan personel di lapangan akan ditingkatkan untuk mengantisipasi titik rawan kepadatan.
Masyarakat diimbau memanfaatkan diskon tarif tol pada 26–27 Maret 2026 serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna menghindari puncak kepadatan dalam satu waktu.
Selain itu, potensi penumpukan kendaraan akibat kegiatan halal bihalal dan kunjungan wisata, terutama wisata air, turut menjadi perhatian.
Masyarakat diminta menjaga keselamatan dan memperhatikan kapasitas angkut di lokasi wisata.
"Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi dengan TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Basarnas, BMKG, Jasa Raharja, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat," ucapnya.
Meski demikian, Jansen mengatakan di sektor lalu lintas tercatat 260 kecelakaan yang mengakibatkan 15 orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, dan 272 orang luka ringan, dengan kerugian materiil sekitar Rp695,7 juta.
Polri kembali mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan arus balik.
Sementara itu, arus kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 48.440 kendaraan, turun 13,86 persen dibanding kondisi normal.
Untuk arus masuk Jakarta, terpantau 20.519 kendaraan, atau turun 56,42 persen dari kondisi normal.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






