Catat! Rekayasa Lalu Lintas Berlaku saat Malam Puncak HUT Jakarta

Oleh: Tim Redaksi
Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:15 WIB
Bundaran HI. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Bundaran HI. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mendukung Perayaan Malam Puncak HUT ke-499 Menuju 5 Abad Jakarta yang akan berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026). Pengaturan lalu lintas akan diterapkan secara bertahap guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pengaturan lalu lintas diberlakukan mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB di sejumlah ruas jalan yang terdampak acara.

“Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional dan bertahap, berikut rute alternatif, kantong parkir, serta dukungan angkutan umum," kata Budi dalam keterangannya, Jumat (26/6/2026).

Adapun sejumlah ruas jalan yang akan mengalami pengaturan lalu lintas meliputi Jalan Jenderal Sudirman segmen Bundaran HI-Dukuh Atas, Jalan M.H. Thamrin, Jalan M. Mashabi, Jalan Sutan Syahrir segmen Jalan Agus Salim-Bundaran HI, Jalan Imam Bonjol segmen Jalan Agus Salim-Bundaran HI, Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, serta Jalan Sumenep.

Sementara itu, arus kendaraan di Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahid Hasyim dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya tetap diberlakukan normal.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dishub DKI Jakarta juga menerjunkan ratusan personel yang bertugas mengatur lalu lintas, melakukan pengamanan, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama acara berlangsung.

"Untuk mendukung kelancaran acara dan mobilitas masyarakat, Dishub DKI Jakarta juga menerjunkan 475 personel di lapangan yang akan bertugas melakukan pengaturan lalu lintas, pengamanan, serta pelayanan kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung,” ujar Budi.

Selain itu, Dishub DKI Jakarta menyiapkan 21 titik kantong parkir bagi masyarakat yang ingin menghadiri perayaan tersebut. Masyarakat diimbau untuk tidak memarkir kendaraan di badan jalan dan menggunakan lokasi parkir yang telah disediakan.

Total kapasitas kantong parkir yang disiapkan mencapai 12.295 mobil, 8.186 sepeda motor, dan 97 bus. Beberapa lokasi parkir yang disediakan di antaranya berada di Pelataran Parkir IRTI Monas, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Sarinah, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, hingga Gedung Wisma 46.

“Untuk memudahkan mobilitas menuju lokasi acara, masyarakat kami imbau memanfaatkan transportasi umum, menggunakan kantong parkir resmi yang telah disediakan, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan," ucap Budi.

"Kami juga mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan agar perayaan berlangsung lancar, aman, dan tertib,” tambah dia menandasi.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: