Meta Rilis Smart Glasses Baru, Usung Kamera 12MP, dan Baterai 40 Jam

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 25 Juni 2026 | 00:40 WIB
Meta Glasses kolaborasi EssilorLuxottica. (Foto/doc. Meta)
Meta Glasses kolaborasi EssilorLuxottica. (Foto/doc. Meta)

BeritaNasional.com - Meta kembali menarik perhatian lewat peluncuran Meta Glasses terbaru hasil kolaborasi dengan EssilorLuxottica.

Smart glasses berbasis AI ini hadir dalam tiga pilihan frame, termasuk edisi khusus yang bekerja sama dengan Kylie Jenner, menyasar pasar gaya hidup sekaligus teknologi.

Dari sisi kamera, Meta Glasses dibekali sensor 12MP yang mampu merekam video hingga kualitas 3K 30fps, serta foto beresolusi 3.024 x 4.032 piksel.

Kualitas ini membuatnya setara dengan generasi sebelumnya seperti Ray-Ban Meta, namun dengan peningkatan pada pengalaman AI dan konektivitas.

Untuk kenyamanan, perangkat ini dilengkapi nose pad tiga arah yang bisa disesuaikan, temple tips fleksibel, serta overextension hinges agar lebih pas di berbagai bentuk wajah. Ada juga tombol aksi khusus yang langsung mengaktifkan Meta AI berbasis model baru Muse Spark.

Dari sisi audio, Meta tetap mempertahankan konsep open-ear speaker dengan multi-mikrofon untuk panggilan, musik, podcast, dan perintah suara. Teknologi noise reduction juga disematkan agar suara tetap jernih di berbagai kondisi.

Soal daya tahan, Meta Glasses diklaim mampu bertahan hingga 8 jam penggunaan aktif. Charging case-nya menambah total pemakaian hingga sekitar 40 jam. Untuk konektivitas, perangkat ini sudah mendukung Wi-Fi 6, Bluetooth 5.4, Bluetooth LE, serta kompatibel dengan aksesori Neural Band.

Pilihan desainnya cukup beragam, mulai dari Adventurer, Fury, hingga kolaborasi Kylie Jenner, dengan lebih dari 26 kombinasi frame dan lensa. Pengguna juga bisa memasang lensa minus lewat program Rx Lens Swap.

Meta juga mengonfirmasi beberapa fitur baru seperti Dynamic Photo dan navigasi pejalan kaki akan hadir lewat pembaruan software dalam waktu dekat.

Harga Meta Glasses dibuka mulai dari $299 dan sudah tersedia di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, hingga berbagai negara Eropa dan Australia, apakah bakal masuk pasar Indonesia?sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: