Didukung Jeff Bezos, Slate Auto Luncurkan Truk Listrik Murah

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 25 Juni 2026 | 03:00 WIB
Truk listrik Slate Auto. (Foto/doc Slate Auto)
Truk listrik Slate Auto. (Foto/doc Slate Auto)

BeritaNasional.com - Kendaraan listrik (EV) Slate Auto resmi mengumumkan harga truk listrik terbaru. Perusahaan otomotif yang disuntik dana oleh miliarder Jeff Bezos ini meningkatkan perkiraan jarak tempuh baterai model dasar dari semula hanya 150 mil (241 km) menjadi 205 mil (sekitar 330 km) dalam sekali pengisian daya.

Dilansir dari TechCrunch pada Rabu (24/6/2026), truk listrik Slate Auto ini mengusung konsep minimalis dan multifungsi. Bentuk aslinya adalah truk pikap dengan dua kursi penumpang. 

Namun, uniknya, mobil ini bisa dimodifikasi menjadi sebuah SUV dengan kapasitas lima tempat duduk.

Proses konversi bentuk ini bisa dilakukan oleh teknisi profesional atau bahkan oleh pemiliknya sendiri di rumah. 

Slate telah merilis video tutorial melalui platform Slate University untuk memandu konsumen melakukan bongkar pasang bodi hingga memodifikasi eksterior mobil.

Demi memangkas ongkos produksi besar-besaran, Slate sengaja mendesain mobil ini seadanya.

Jangan harap ada layar infotainment canggih atau kaca jendela otomatis. Truk ini masih menggunakan engkol jendela manual. 

Selain itu, semua mobil diproduksi dengan satu warna dasar komposit abu-abu tanpa opsi cat pabrikan. 

Sebagai gantinya, pembeli dibebaskan memesan stiker kustom (body wrap) sesuai selera mereka. 

Langkah ini sukses menghemat anggaran ratusan juta dolar yang biasanya habis untuk membangun fasilitas pengecatan pabrik.

Pola Penjualan Langsung dan Sokongan Dana Kuat

Sama seperti Tesla, Rivian, dan Lucid Motors, Slate Auto memastikan diri tidak akan menggunakan jaringan dealer tradisional. Mereka akan menjual kendaraan ini secara langsung (direct-to-consumer) kepada pembeli.

Baru-baru ini, muncul laporan bahwa Slate memberikan waran saham kepada platform jual-beli mobil bekas online, Carvana.

Kerja sama ini memicu spekulasi bahwa Carvana yang sedang beralih meluncurkan lini penjualan mobil baru akan menjadi mitra distribusi utama untuk memasarkan truk murah milik Slate ini.

Hingga saat ini, Slate Auto tercatat telah mengantongi suntikan dana fantastis mencapai USD1,4 miliar melalui tiga putaran pendanaan. 

Meski merahasiakan sebagian besar investornya, beberapa nama besar dipastikan berada di belakang proyek ini, termasuk kantor keluarga Jeff Bezos, TWG Global milik Mark Walter, General Catalyst, serta mantan eksekutif Amazon, Diego Piacentini.

Langkah berani Slate merilis EV murah di AS ini terbilang melawan arus. Di bawah pemerintahan Donald Trump periode kedua dan dominasi Partai Republik di Kongres, standar emisi kini justru dilonggarkan dan insentif pajak federal EV sebesar USD7.500 resmi dihapus.

Kondisi politik tersebut membuat banyak pabrikan otomotif raksasa memilih menunda proyek mobil listrik mereka, namun Slate justru memilih tancap gas demi menciptakan Volkswagen Beetle baru di era modern.

Harga Peluncuran

Kendaraan ini dibanderol dengan harga awal yang sangat kompetitif, yakni mulai USD24.950 atau sekitar Rp443 juta (kurs Rp17.778).

Harga tersebut merupakan harga dasar sebelum terkena potongan pajak, biaya pengiriman, dokumen, maupun opsi tambahan lainnya. Bersamaan dengan pengumuman harga pada hari Rabu ini, Slate Auto juga langsung membuka keran pemesanan awal (pre-order). Sementara itu, Slate versi SUV dipatok dengan harga mulai USD29.950.

Strategi harga di bawah USD25.000 ini sangat jitu untuk mengincar pasar kelas bawah di Amerika Serikat (AS) yang selama ini minim pilihan mobil murah, apalagi versi listrik. Sebagai perbandingan, kompetitor terdekatnya seperti Chevrolet Bolt dijual mulai USD29.000 dan Nissan Leaf mulai USD32.000 . 

Sementara itu, Ford baru berencana merilis truk listrik murah seharga USD30.000 pada tahun 2027.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: