Project Prometheus, Startup AI Baru dan Sangat Rahasia Milik Jeff Bezos
BeritaNasional.com - Pendiri Amazon Jeff Bezos bersama mantan eksekutif Google, Vikram Bajaj diam-diam mengembangkan sebuah startup AI baru dan sangat rahasia, yang dinamakan Project Prometheus, yang ikut dalam perlombaan kecerdasan buatan. Melansir Gizmochina pada Rabu (8/4/2026), perusahaan ini didirikan pada tahun 2025 dengan tujuan yang berani yakni, membawa AI melampaui chatbot dan ke dunia fisik.
Berbeda dari alat AI seperti, ChatGPT atau Claude Code, Prometheus lebih fokus pada pembangunan sistem yang memahami lingkungan dunia nyata. Model AI-nya pun dirancang untuk bekerja di industri seperti penerbangan, teknik, dan arsitektur, menggunakan data spesifik domain seperti desain mesin jet.
Dorongan besar bagi Prometheus ini datang dari perekrutan Kyle Kosic, salah satu pendiri xAI. Kosic, yang sebelumnya bekerja dengan Elon Musk dan membantu membangun superkomputer Colossus, sekarang akan memimpin upaya infrastruktur AI Prometheus.
Project Prometheus juga merupakan bagian dari "perang talenta" yang berkembang di bidang AI, di mana para insinyur top direkrut secara agresif dengan tawaran besar. Yang menarik, kesebelas pendiri xAI kini telah keluar, yang kian meningkatkan ketegangan di industri AI.
Prometheus pun kabarnya kian berkembang pesat, dengan kantor di San Francisco, London, dan Zurich, serta ratusan karyawan yang telah dipekerjakan. Rencana jangka panjangnya mencakup penggalangan dana puluhan miliar dolar dan membangun model investasi ala Berkshire Hathaway, mengakuisisi saham di perusahaan, dan menggunakan data mereka untuk melatih AI yang lebih cerdas.
Terlepas dari pertumbuhannya yang pesat, Prometheus tetap sangat tertutup, bahkan tanpa adanya pernyataan publik resmi hingga saat ini.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







