Rusia Tuding AS Ingin Dominasi Energi Global Melalui Cara-cara Ilegal

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 22 Maret 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi bendera negara AS dan Rusia. (Foto/Freepik)
Ilustrasi bendera negara AS dan Rusia. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Menteri Luar Negeri (Menul) Rusia Sergey Lavrov melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS). 

Lavrov menuding Washington tengah melakukan cara ilegal untuk mendominasi pasar energi global demi kepentingan ekonomi mereka sendiri.

Lavrov menilai Amerika Serikat hanya fokus pada kemakmuran domestiknya dan bersedia melakukan tindakan ekstrem terhadap negara lain yang memiliki kekayaan alam melimpah.

Menurut diplomat senior Rusia tersebut, ambisi AS terhadap komoditas energi, khususnya minyak, sering kali mengabaikan kedaulatan negara lain. 

Ia menyebut Washington tidak segan menggunakan cara-cara nondiplomatik demi mengamankan sumber daya yang mereka incar.

"Mereka (Amerika Serikat) hanya peduli pada kesejahteraan mereka sendiri. Mereka siap mempertahankan kemakmuran ini dengan cara apa pun—kudeta, penculikan, atau pembunuhan para pemimpin negara-negara yang memiliki sumber daya alam yang diinginkan Washington. Semua ini terkait dengan minyak," tegas Lavrov dalam sebuah wawancara dengan media lokal pada Sabtu (21/3/2026) yang dikutip dari Xinhua News.

Lebih lanjut, Lavrov menekankan Gedung Putih menganut prinsip di mana kepentingan nasional mereka selalu berada di atas hukum atau perjanjian internasional. 

Hal ini, menurut dia, terlihat dari upaya sistematis AS untuk menyingkirkan pengaruh Rusia dari pasar energi di Eropa.

Bagi Lavrov, normalisasi hubungan atau kerja sama antara kedua negara hanya bisa terjadi jika ada perubahan sikap dari pihak Amerika.

"Ia (Lavrov) menekankan bahwa agar Amerika Serikat dapat bekerja sama dengan Rusia, AS harus terlebih dahulu menghormati kepentingan Rusia," tulis laporan media Rusia tersebut.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: