Arteta Kecewa Berat Usai Arsenal Kembali Gagal Akhiri Puasa Gelar
BeritaNasional.com - Pelatih Mikel Arteta mengaku kecewa setelah Arsenal harus menelan kekalahan 0-2 dari Manchester City pada final Carabao Cup, Senin (23/3/2026) dini hari WIB. Ia menyebut hasil tersebut meninggalkan “rasa pahit” bagi timnya yang kembali gagal meraih trofi di ajang tersebut.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Arsenal di Piala Liga, setelah mereka kini kalah dalam empat final terakhir—rekor terburuk dalam sejarah kompetisi. Arteta pun mengakui hasil tersebut sangat sulit diterima oleh para pemain maupun suporter.
“Ini sangat menyedihkan, terutama bagi para pemain dan pendukung kami karena kami tahu betapa besar artinya bagi mereka, dan betapa kami menginginkannya,” ujar Arteta dikutip dari aman resmi EFL, Senin (23/3/2026).
Ia menambahkan bahwa kegagalan meraih gelar tentu menjadi kekecewaan besar bagi tim.
“Fakta bahwa kami tidak berhasil mewujudkannya jelas sangat mengecewakan,” lanjutnya.
Dalam pertandingan tersebut, kesalahan kiper Kepa Arrizabalaga menjadi salah satu momen krusial yang berujung pada gol lawan. Meski demikian, Arteta tetap membela keputusannya menurunkan sang penjaga gawang.
“Saya harus melakukan apa yang saya anggap benar. Dia bermain di seluruh kompetisi ini, dan menurut saya akan sangat tidak adil baginya jika kami melakukan perubahan. Kesalahan adalah bagian dari sepak bola,” tegasnya.
Secara statistik, Arsenal yang saat ini memimpin klasemen Liga Inggris justru tampil kurang dominan. Mereka hanya mencatatkan 38,1 persen penguasaan bola sepanjang pertandingan, yang menjadi angka terendah musim ini di semua kompetisi.
Arteta menilai timnya sebenarnya tampil baik di babak pertama dan memiliki peluang besar untuk unggul lebih dulu. Namun, kegagalan memaksimalkan peluang serta dua gol cepat lawan di babak kedua menjadi penentu kekalahan.
“Terkadang Anda harus memberi kredit kepada lawan. Mereka memanfaatkan momen tersebut dan kami tidak, dan kami harus menerimanya,” kata Arteta.
Meski gagal meraih trofi, Arteta menegaskan timnya akan bangkit dan menjadikan kekalahan ini sebagai motivasi untuk sisa musim. Ia menilai performa Arsenal dalam beberapa bulan terakhir tetap patut diapresiasi.
Sementara itu, kemenangan ini menambah koleksi gelar Pep Guardiola bersama Manchester City menjadi 19 trofi utama sejak menangani klub tersebut.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







