Lalu Lintas Berangsur Normal, Contraflow KM 70–47 Arah Jakarta Dihentikan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 29 Maret 2026 | 12:55 WIB
Rekayasa contraflow arah Jakarta KM 70-74 dihentikan. (BeritaNasional/Jasa Marga)
Rekayasa contraflow arah Jakarta KM 70-74 dihentikan. (BeritaNasional/Jasa Marga)

BeritaNasional.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Polri menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 70 sampai KM 47 arah Jakarta di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada Minggu (29/4/2026).

Dihentikannya contraflow seiring dengan kondisi lalu lintas yang berangsur normal pada periode puncak arus balik lebaran gelombang kedua yang berlangsung sejak Sabtu (28/3/2025) kemarin.

“Penghentian contraflow dilakukan setelah evaluasi bersama Kepolisian menunjukkan kondisi lalu lintas yang semakin terkendali,” kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo dalam keteranganya.

Meski demikian, rekayasa lalu lintas one way lokal masih diberlakukan dari KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek.

“Kami tetap mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah timur dengan masih diberlakukannya one way lokal. Untuk itu kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk memantau kondisi lalu lintas melalui fitur CCTV real-time pada aplikasi Travoy serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Ria.

Guna mendukung kelancaran transaksi dan mengurai kepadatan di gerbang tol, JTT mengoptimalkan pengoperasian 22 gardu tol arah Jakarta dan delapan gardu tol arah timur Trans Jawa di GT Cikampek Utama.

“Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses transaksi serta memastikan arus kendaraan tetap mengalir dengan baik menuju Jakarta,” tuturnya.

Tidak lupa kepada pengguna jalan tol Trans Jawa diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: