Italia Gagal ke Piala Dunia, Gattuso: Ini Sangat Menyakitkan!
BeritaNasional.com - Pelatih timnas Italia, Gennaro Gattuso, menyampaikan permintaan maaf kepada para penggemar setelah gagal membawa Azzurri lolos ke Piala Dunia. Ia mengakui kegagalan tersebut, namun tetap bangga dengan perjuangan para pemainnya, terutama saat harus bermain dengan 10 orang melawan Bosnia.
Dalam laga yang berlangsung di Zenica, Italia sempat unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean. Azzurri terlihat menguasai jalannya pertandingan hingga situasi berubah drastis setelah Alessandro Bastoni diganjar kartu merah.
Meski bermain dengan kekurangan pemain, Italia mampu bertahan dengan baik berkat sejumlah penyelamatan penting dari Gianluigi Donnarumma. Namun, mereka akhirnya kebobolan di menit-menit akhir melalui gol Haris Tabakovic yang memaksa laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Pertandingan kemudian ditentukan lewat adu penalti. Italia harus mengakui keunggulan Bosnia setelah dua penendangnya, Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menjalankan tugasnya, sementara seluruh eksekutor Bosnia sukses mencetak gol.
“Para pemain ini tidak pantas menerima ini, atas usaha, cinta, dan tekad mereka. Kami memiliki tiga peluang, dan sebagian besar umpan silang mereka hampir tidak menyentuh kami,” ujar Gattuso kepada RAI Sport dikutip dari Football Italia, Rabu (1/4/2026).
Gattuso mengaku tetap bangga dengan performa timnya.
“Saya masih bangga dengan anak-anak didik saya. Jika Anda menusuk saya dengan belati hari ini, tidak akan ada yang keluar, darah saya sudah habis. Itu penting bagi gerakan sepak bola Italia dan rasanya buruk harus mengakhiri karier seperti ini,” katanya.
Kontroversi sempat terjadi di babak tambahan ketika Marco Palestra dijatuhkan di depan gawang, namun wasit Clément Turpin hanya memberikan kartu kuning.
“Saya tidak ingin membicarakan wasit atau apa pun, tetapi hari ini adil, ini sepak bola. Saya sudah berkecimpung di dunia sepak bola selama bertahun-tahun, saya pernah merayakan gol dan pernah dihajar, seperti hari ini, tetapi sulit untuk menerima ini,” lanjut Gattuso.
Ia juga mengaku terkesan dengan semangat juang timnya meski berada dalam tekanan. Namun, kegagalan kembali lolos ke Piala Dunia menjadi pukulan telak bagi sepak bola Italia.
“Saya pribadi meminta maaf karena tidak berhasil hadir, tetapi para pemain ini telah memberikan segalanya,” tegasnya.
Terkait masa depannya sebagai pelatih timnas Italia, Gattuso enggan memberikan kepastian.
“Menurutku membicarakan masa depan saya hari ini tidak penting. Yang penting adalah pergi ke Piala Dunia. Ini menyakitkan, kami kecewa,” pungkasnya.
Sumber: Football Italia
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







