Fakta-fakta OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini, Ditangkap Usai Nobar Final Piala Dunia 2026

Oleh: Panji Septo R
Selasa, 21 Juli 2026 | 09:45 WIB
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. (Foto/instagram  laluahmadzaini_laz)
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. (Foto/instagram laluahmadzaini_laz)

BeritaNasional.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini pada Senin (20/7/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan Zaini diduga berkaitan dengan kasus penerimaan uang dari proyek di Kabupaten Lombok Barat.

"KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tangkap tangan di wilayah Kabupaten Lombok Barat, NTB," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta dikutip Selasa (21/7/2025).

Ia mengatakan tim penyidik mengamankan total 19 orang dalam operasi senyap yang berlangsung di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Di mana dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan tersebut tim mengamankan sejumlah 19 orang," tururnya.

Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai OTT Lombok Barat

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengaku prihatin masih adanya kepala daerah yang terjerat dugaan korupsi meski pemerintah telah memberikan pembekalan dan penguatan sistem pengawasan.

"Ya saya prihatin karena kepala daerah sudah kita berikan retret, kemudian pembekalan awal, kemudian juga sudah dibuatkan sistem keuangan lebih transparan," ujar Tito.

"Kemudian juga pembinaan-pembinaan telah dilakukan, pernah dikumpulkan juga oleh Bapak Presiden di Sentul, masih terjadi juga," tambahnya.

Tito menilai integritas tetap menjadi tanggung jawab masing-masing kepala daerah. Ia berharap kasus OTT di Lombok Barat menjadi pengingat bagi seluruh kepala daerah agar tidak melakukan pelanggaran hukum.

"Kepala daerah lainnya agar semua mawas diri melakukan introspeksi, jangan sampai melakukan pelanggaran apalagi tindak pidana korupsi," ujarnya.

Zaini Ditangkap Usai Nonton Piala Dunia

Sebelum terjaring OTT, Ahmad Zaini diketahui masih mengikuti acara nonton bareng final Piala Dunia 2026 bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Barat hingga dini hari. 

Hal tersebut dikonfirmasi Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat Akhmad Saikhu. Ia mengaku baru mengetahui penyegelan setelah tiba di kantor. 

"Tadi pagi kan kita nonton (final Piala Dunia) bareng (Bupati) sampai pagi kita di lapangan, terus setelah itu sudah selesai bola pulang kita," ujar Saikhu.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa dan KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: