Panglima TNI Beri Arahan ke Pasukan UNIFIL usai 3 Prajurit Gugur di Lebanon

Oleh: Bachtiarudin Alam
Jumat, 03 April 2026 | 16:35 WIB
Panglima TNI Beri Arahan ke Pasukan UNIFIL usai 3 Prajurit Gugur di Lebanon. (Foto/instagram @91agussubiyanto).
Panglima TNI Beri Arahan ke Pasukan UNIFIL usai 3 Prajurit Gugur di Lebanon. (Foto/instagram @91agussubiyanto).

BeritaNasional.com - Panglima Jenderal TNI Agus Subiyanto berpesan kepada seluruh prajurit yang sampai saat ini bertugas sebagai pasukan perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan. 

Pesan itu terekam dalam momen video call (vc) Agus langsung ke Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL, Lebanon sebagaimana video yang diunggah akun Instagram @91agussubiyanto.

“Jaga moril prajurit yang ada disana,” kata Agus saat berpesan ke prajurit dikutip Jumat (3/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Agus juga mengintruksikan kepada seluruh prajurit untuk tetap siaga dalam menjaga pengamanan intern di wilayah camp di tengah kondisi eskalasi militer yang meningkat.

“Tetap laksanakan pengamanan intern ya masuk ke bunker bunker. Dan tidak ada lagi kegiatan keluar dna jaga moril prajurit supaya tetap semangat,” tegasnya.

Atas instruksi itu, Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang melakukan VC langsung dengan Panglima TNI siap menjalankan seluruh arahan yang diberikan.

“Siap kami laksanakan, panglima, terima kasih atas arahannya, kami sampaikan salam Panglima kepada prajurit,” kata dia.

Perlu diketahui kondisi eskalasi di Lebanon Selatan sedang meningkat, dampaknya delapan prajurit TNI menjadi korban, tiga di antaranya gugur akibat serangan saat konflik tersebut.

Adapun ketiga jenazah prajurit yang gugur yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon yang saat ini masih dalam proses kepulangan dari Lebanon ke İndonesia diperkirakan akan tiba pada Sabtu (4/4/2026) besok.

Prajurit TNI Gugur

Perlu diketahui kondisi eskalasi di Lebanon Selatan sedang meningkat, dampaknya delapan prajurit TNI menjadi korban, tiga di antaranya gugur akibat serangan saat konflik tersebut.

Di mana Insiden fatal ini terjadi hanya dalam waktu 24 jam pertama terhadap empat prajurit TNI yakni, Praka Farizal Rhomadhon gugur, Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan akibat serangan militer Israel pada Minggu (29/3/2026).

Kemudian untuk serangan terbaru, berdasarkan laporan terjadi saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) terjadi saat pelaksanaan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU).

Diketahui CSSU adalah satuan pendukung yang bertugas memberikan dukungan bagi markas komando. Di mana dalam insiden itu, sedang melakukan konvoi dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1. 

“Insiden terjadi di tengah eskalasi konflik tinggi, dimana terjadinya ledakan pada kendaraan yang mengakibatkan gugurnya Prajurit TNI atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan,” sebut Aulia.

Sementara dua prajurit lainnya yakni Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto menjalani luka yang saat ini telah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.

Akibat serangan ini, TNI dalam melaksanakan penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian tetap mengutamakan keselamatan prajurit dengan tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL. 

“Untuk mengetahui penyebab insiden tersebut UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi, TNI juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di Daerah Misi Lebanon,” tuturnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: