Gravina dan Buffon Mundur Imbas Timnas Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Gattuso Kapan?

Oleh: Tarmizi Hamdi
Jumat, 03 April 2026 | 18:06 WIB
Jajaran kepelatihan Timnas Italia, dari kiri Gennaro Gattuso dan Gianluigi Buffon. (Foto/Instagram Gianluigi Buffon)
Jajaran kepelatihan Timnas Italia, dari kiri Gennaro Gattuso dan Gianluigi Buffon. (Foto/Instagram Gianluigi Buffon)

BeritaNasional.com -  Nasib Gennaro Gattuso di kursi kepelatihan Timnas Italia kini tengah berada di persimpangan jalan. Meski pengunduran diri melanda internal Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), sosok yang akrab disapa Rino ini diminta untuk tidak terburu-buru meninggalkan posisinya.

Melansir laporan La Gazzetta dello Sport, FIGC secara resmi telah meminta Gattuso untuk tetap menakhodai Gli Azzurri setidaknya hingga kontraknya berakhir pada Juni 2026. 

Jika setuju, Gattuso masih akan memimpin Italia dalam dua laga persahabatan yang dijadwalkan pada bulan tersebut.

Gelombang pengunduran diri sebelumnya telah dimulai oleh Presiden FIGC Gabriele Gravina, dan Ketua Delegasi Italia Gianluigi Buffon. Keduanya memilih mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan tragis Italia di babak play-off Piala Dunia.

Namun, berbeda dengan kedua petinggi tersebut, masa kerja Gattuso di La Nazionale mungkin sedikit lebih panjang. 

Sang pelatih sendiri dikabarkan belum mengambil keputusan final. Ia baru akan memberikan jawaban resminya kepada federasi pada pekan depan, tepatnya setelah libur Paskah.

Secara kontrak, mantan gelandang bertenaga kuda ini menandatangani kesepakatan satu tahun senilai €800.000 pada Juni 2025. 

Jika memilih mundur saat ini, Gattuso berpotensi kehilangan sisa gaji sekitar €120.000 hingga €150.000.

Meski demikian, sumber internal menyebutkan bahwa pertimbangan Gattuso murni didasari oleh rasa tanggung jawab dan masa depan tim, bukan persoalan finansial semata.

Opsi Pelatih Sementara

Terlepas dari apakah Gattuso bersedia memimpin di bulan Juni atau tidak, peluangnya untuk tetap melatih Italia dalam jangka panjang dianggap sangat kecil. Kegagalan menembus Piala Dunia menjadi rapor merah yang sulit diperbaiki.

Skenario ke depan telah disiapkan oleh federasi. FIGC dijadwalkan memilih presiden baru pada 22 Juni mendatang, yang kemudian akan menunjuk pelatih permanen baru. 

Jika Gattuso memilih mundur pekan depan, Pelatih Timnas U-21 Silvio Baldini disiapkan untuk naik kelas sementara guna mengawal tim utama di dua laga persahabatan bulan Juni.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: