Nilai Rupiah Tembus Rp17 Ribu per Dolar AS, Begini Kata Airlangga

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Selasa, 07 April 2026 | 19:16 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (BeritaNasional/Panji Septo)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (BeritaNasional/Panji Septo)

BeritaNasional.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons nilai mata uang rupiah yang ditutup melemah pada Selasa sore menjadi Rp17.105 per dolar AS.

Airlangga, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta mengatakan,  melemahnya nilai mata uang tidak hanya dialami oleh rupiah, tetapi juga mata uang negara-negara lainnya.

"Itu kan bukan hanya rupiah, berbagai currency (mata uang) lain juga demikian," kata Airlangga singkat.

Diketahui, Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Selasa melemah 70 poin atau 0,41 persen menjadi Rp17.105 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp16.980 per dolar AS.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan ini dipengaruhi potensi eskalasi di Timur Tengah antara AS dengan Iran.

“Investor bersiap menghadapi potensi eskalasi di Timur Tengah menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz. Gangguan lalu lintas kapal tanker dalam beberapa pekan terakhir telah memperketat ekspektasi pasokan dan meningkatkan premi risiko di seluruh pasar minyak,” ujarnya.

Iran menolak proposal dari AS untuk melakukan gencatan senjata selama 45 hari dan pembukaan Selat Hormuz secara bertahap, bersamaan dengan negosiasi lebih luas tentang pencabutan sanksi dan rekonstruksi.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: