Masalahkan Tudingan Rismon, Jusuf Kalla Datang Langsung Ke Bareskrim Polri Buat Laporan
BeritaNasional.com - Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla (JK) mendatangi langsung gedung Bareskrim Polri pagi ini, Rabu (8/4/2026).
JK datang sebagai tindak lanjut rencana laporan terkait dirinya yang dituding mendanai polemik dugaan ijazah palsu Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Berdasarkan pantauan beritanasional.com, JK mengenakan kemeja biru didampingi pengacara Abdul Haji Talaohu dan juru bicara (Jubir) Husain Abdullah hadir di Bareskrim sekitar pukul 11.00 WIB.
Tidak banyak pernyataan yang disampaikan JK dalam kesempatan ini. Dia hanya menyebut akan membuat laporan ke penyidik Bareskrim Polri.
“Mau melapor,” singkat JK saat ditanya awak media.
Secara terpisah, pengacara Abdul Haji Talaohu membenarkan jika kehadiran JK hari ini terkait laporan mempersoalkan tudingan diduga dilontarkan Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar.
“Iya betul (laporan), Rismon,” tuturnya.
Respons Kubu Rismon
Secara terpisah, kubu ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar membantah adanya penyebutan nama Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12, Jusuf Kalla sebagai pendana di balik isu ijazah palsu Presiden RI Ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Bantahan itu disampaikan pengacara Jahmada Girsang yang mengeklaim bahwa potongan video di media sosial itu adalah buatan artificial intelegent (AI) saat awal mula kasus ijazah Jokowi bergulir.
“Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK, video yang beredar itu hoaks AI ya,” tutur Jahmada saat dikonfirmasi wartawan yang dikutip pada Senin (6/4/2026).
Atas hal itu, Ia pun tak ingin ambil pusing soal laporan yang menyasar Rismon oleh pihak JK ke Bareskrim Polri. Karena, dia mengklaim video itu sudah jelas buatan AI, bukan asli dari kliennya.
“Saya pikir biarkan saja dulu, kan tidak segampang itu membuat laporan, nanti di SPKT diuji dulu bukti-bukti awal apa yang disodorkan,” ucapnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







