Mauricio Souza Soroti Pertahanan Sempurna Persija Jakarta Usai Tekuk Persebaya 3-0
BeritaNasional.com - Usai meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persebaya Surabaya dipekan ke-27 Super League musim 2025/26 pada, Sabtu (11/4/2026), pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan apresiasi terhadap performa anak asuhnya, khususnya dalam aspek organisasi pertahanan.
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya kesulitan menembus lini belakang Persija yang dikawal oleh Carlos Eduardo di bawah mistar, serta barisan empat bek yang terdiri dari Bruno Tubarao, Rizky Ridho, Paulo Ricardo, dan Dony Tri Pamungkas. Statistik mencatat, Persebaya bahkan tidak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Mauricio menilai performa lini belakangnya tampil solid sepanjang laga.
“Saya merasa Ridho dan Paulo bermain dengan sangat baik. Tubarao juga memainkan babak kedua yang lebih baik dari babak pertama. Dony Tri, dia benar-benar di atas rata-rata. Dia adalah pemain yang tidak ada kata-kata lagi untuk memujinya karena dia adalah pemain yang sensasional,” ujar Mauricio dikutip dari laman ileague, Selasa (14/4/2026).
Ia menambahkan, kekuatan pertahanan Persija tidak hanya bergantung pada sektor belakang, tetapi juga dukungan dari lini tengah dan depan yang ikut berperan dalam menjaga keseimbangan tim.
Dua gelandang, Fabio Calonego dan Van Basty Souza, juga mendapat pujian karena dinilai mampu memberikan perlindungan tambahan bagi lini pertahanan.
“Tanpa diragukan lagi bahwa Fabio dan Souza juga melindungi sektor pertahanan dengan baik. Hal itu membawa kepercayaan diri bagi tim. Saya selalu mengatakan bahwa tim yang bagus adalah tim yang seimbang, tim yang menyerang dengan baik dan bertahan dengan baik. Hari ini kami menyerang dengan baik serta bertahan dengan baik, ucapnya.
Tak hanya itu, penyerang Eksel Runtukahu juga turut mendapat apresiasi karena kontribusinya dalam membantu fase bertahan dengan melakukan tekanan kepada lawan sejak lini depan.
“Para penyerang perlu membantu pertahanan. Eksel pun membantu dalam hal ini karena dia memberi semangat kepada tim dengan menekan sepanjang waktu. Dia menekan bek tengah, dan dari sanalah kami mulai bertahan dari lini serang,” kata Mauricio.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







