Indonesia-AS Sepakati Kerja Sama Pertahanan, Simak 3 Poin MDCP

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 14 April 2026 | 12:08 WIB
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan tengah) dan Menhan AS Pete Hegseth (kiri tengah) teken kerja sama pertahanan RI-AS. (BeritaNasional/IG Pete Hegseth)
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin (kanan tengah) dan Menhan AS Pete Hegseth (kiri tengah) teken kerja sama pertahanan RI-AS. (BeritaNasional/IG Pete Hegseth)

BeritaNasional.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth di Pentagon pada Senin (13/4/2026). Pada kesempatan tersebut, keduanya menyepakati Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (Major Defense Cooperation Partnership/MDCP) antara Amerika Serikat dan Indonesia.

"Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin hari ini di Pentagon, di mana kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral Amerika Serikat-Indonesia menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama," kata Juru Bicara Pentagon Sean Parnell dalam keterangan resminya.

MDCP memiliki tiga pilar utama yang dilaksanakan berdasarkan prinsip saling menghormati dan kedaulatan nasional. 

Pertama, modernisasi militer dan pembangunan kapasitas. Kedua, pelatihan dan pendidikan militer profesional. Dan ketiga adalah latihan serta kerja sama operasional.

Sjafrie dan Hegseth pun berkomitmen untuk memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bilateral mau pun multilateral, seperti Super Garuda Shield, guna memperkuat kapabilitas kolektif dan menjaga perdamaian.

"Kedua pemimpin menegaskan kembali hubungan pertahanan yang penting dan terus berkembang, serta membahas berbagai tujuan bersama, termasuk peningkatan pelatihan pasukan khusus dan pendidikan militer profesional," tandas Sean Parnell.

 sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: