Atasi Gangguan Tidur dengan Magnesium, Ini Waktu Terbaik Mengonsumsinya
BeritaNasional.com - Gangguan tidur sering kali menjadi masalah yang cukup serius dihadapi. Hal ini bisa jadi tubuh kekurangan nutrisi penting termasuk magnesium. Namun dalam mencukupi kadar magnesium juga tidak bisa sembarangan.
Melansir Antara, Minggu (19/4/2026) profesor New York Tech Maria Pino menyampaikan waktu terbaik untuk konsumsi magnesium agar tidur dapat lebih nyenyak.
“Magnesium diusulkan untuk mengatasi insomnia dengan mengembalikan keseimbangan neurotransmiter, terutama dengan memblokir glutamat dan meningkatkan GABA (asam gamma-aminobutirat),” ujarnya.
GABA merupakan neurotransmiter kunci yang membantu menenangkan sistem saraf dan meningkatkan relaksasi. Dengan meningkatkan aktivitas GABA, magnesium dapat mendukung keadaan yang lebih rileks, sehingga lebih mudah untuk tertidur dan tetap tidur.
Selain efeknya pada sistem saraf dan otot, magnesium juga dapat memengaruhi siklus tidur-bangun alami tubuh.
“Pada individu yang sehat, magnesium dapat meningkatkan kadar melatonin, membantu menjaga jam biologis normal,” ucapnya.
Menurutnya suplemen makanan, waktu dapat memengaruhi seberapa baik suplemen tersebut mendukung tujuan spesifik anda. Jika anda mengonsumsi magnesium untuk meningkatkan kualitas tidur, pendekatan yang paling umum direkomendasikan adalah mengonsumsinya sesaat sebelum tidur.
Pun ahli gizi Whitney Stuart menambahkan mengonsumsi magnesium 30 hingga 60 menit sebelum tidur dianggap optimal untuk membantu tubuh bersiap untuk tidur.
“Rentang waktu ini memungkinkan tubuh anda untuk menyerap dan memanfaatkan magnesium sebagai bagian dari proses relaksasi"
Sementara menurut Ahli gizi Whitney Stuart, M.S., RDN magnesium untuk tidur paling sering diberikan sekali sehari, seringkali di malam hari atau 30 hingga 60 menit sebelum tidur, dan digunakan secara konsisten selama berminggu-minggu.
Namun, ia mencatat bahwa meskipun penelitian menunjukkan peningkatan yang moderat dalam tertidur dan kualitas tidur secara keseluruhan terutama pada orang dengan insomnia atau kadar magnesium rendah, tidak ada penelitian yang secara langsung mengonfirmasi bahwa waktu malam hari lebih efektif daripada waktu lain dalam sehari.
Meskipun magnesium adalah mineral alami yang ditemukan dalam makanan seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, dan biji-bijian, mengonsumsinya dalam bentuk suplemen terkonsentrasi memerlukan kehati-hatian.
Secara umum aman untuk sebagian besar orang dewasa yang sehat, tetapi dapat berinteraksi dengan obat-obatan dan kondisi medis tertentu.
Karena magnesium secara alami merelaksasi pembuluh darah, magnesium dapat memengaruhi fungsi kardiovaskular.
“Magnesium dapat menurunkan tekanan darah, yang harus dipantau pada pasien yang sudah menggunakan obat antihipertensi,” kata Pino.
Jika digabungkan, efek-efek ini dapat menyebabkan tekanan darah turun terlalu rendah, yang mengakibatkan gejala seperti pusing atau kepala terasa ringan.
Magnesium juga dapat mengganggu penyerapan obat-obatan tertentu dengan mengikatnya di saluran pencernaan. (Antara)
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu






