Polisi Bakal Analisa Video Utuh Jusuf Kalla saat Ceramah di UGM
BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya bakal menganalisa video utuh dari ceramah Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) di Masjid Kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menuai polemik berujung laporan polisi atas dugaan penistaan agama.
Analisa itu dilakukan dalam rangka penyelidikan atas dugaan penghasutan dilakukan Politikus Partai Solidaritas İndonesia (PSI), Ade Armando dan Pegiat Media Sosial, Heddy Setya Permadi alias Abu Janda terkait potongan video JK itu.
"Barang bukti pasti akan dianalisa dan diuji," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi pada Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, proses analisis akan menggunakan fasilitas milik Polri yang kredibel dan tersertifikasi agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
"Polri memiliki lab digital forensik yang kredibel dan tersertifikasi,” kata dia.
Selain menganalisis video ceramah JK, lanjut Budi, penyelidik dalam waktu dekat akan memeriksa pelapor, saksi, hingga mengumpulkan barang bukti.
“Menyiapkan mindik, meminta keterangan pelapor, keterangan saksi dan barang bukti,” jelasnya.
Sebelumnya, Ade Armando dan Abu Janda telah dilaporkan oleh Paman Nurlette bersama Aliansi Profesi Advokat Maluku nomor LP/B/2767/IV/SPKT/ POLDA METRO JAYA pada 20 April 2026.
Keduanya dilaporkan atas dugaan Pasal 48 Undang-Undang nomor 1 tahun 2024 tentang perubahan kedua Undang- undang nomor 11 tahun 2008 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 243 KUHP.
Meski begitu, dalam laporan ini untuk terlapornya masih dalam lidik. Karena, pelapor hanya melampirkan bukti konten potongan video YouTube Cokro TV, meskipun subjeknya Ade Armando dan Abu Janda.
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 21 jam yang lalu






