MotoGP Jerez 2026: Marc Marquez Targetkan Podium, Bukan Kemenangan
BeritaNasional.com - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyatakan optimisme jelang seri keempat MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez -Ángel Nieto. Meski begitu, ia mengakui belum berada dalam kondisi ideal untuk membidik kemenangan.
Marquez datang ke balapan bertajuk Grand Prix Spanyol dengan posisi kelima klasemen sementara, tertinggal 36 poin dari pimpinan klasemen, Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing.
Musim lalu, Marquez sempat tampil impresif dengan memenangi Tissot Sprint di Jerez, namun gagal meraih hasil maksimal di balapan utama setelah terjatuh dan hanya finis di posisi ke-12.
Menghadapi akhir pekan ini, Marquez mengaku kondisi fisiknya semakin membaik usai menjalani masa pemulihan.
"Saya bisa menghabiskan tiga minggu penuh di rumah, jadi saya rasa saya telah mengambil langkah maju lagi dalam pemulihan saya. Saya bisa mengatakan bahwa saya berada dalam posisi untuk menghadapinya dengan optimis," ujarnya dikutip dari laman resmi Motogp, Sabtu (24/4/2026).
"Saya akan melihat bagaimana hasilnya akhir pekan ini, tetapi saya rasa saya telah mencapai tingkat yang dapat ditoleransi secara fisik. Jadi ini bukan lagi tentang kondisi fisik, namun tentang performa di lintasan," imbuh dia.
Meski merasa lebih baik, Marquez menekankan bahwa proses pemulihan cedera yang dialaminya tidak mudah. Ia mengungkapkan kondisi fisiknya sempat sangat buruk saat tes pramusim di Malaysia, sebelum perlahan pulih dalam beberapa bulan terakhir.
"Namun, saya secara bertahap pulih dan akhirnya merasa mendekati kondisi tahun lalu. Rasanya sudah lama sekali sejak cedera di Indonesia, tetapi mengingat cedera bahu, terutama berbagai masalah yang saya alami saat itu, dibutuhkan sekitar enam bulan bagi sistem saraf untuk pulih," ucapnya.
Juara dunia MotoGP tujuh kali itu juga mulai merasakan peningkatan dalam latihan, meski belum sepenuhnya tercermin di lintasan balap.
"Saya ingin merasakan perbedaan itu di lintasan juga, tetapi seperti yang telah saya katakan berkali-kali sebelumnya, dalam karier seorang atlet, Anda harus mengevaluasi semuanya. Sejak 2020, saya telah mengatasi banyak kesulitan. Mulai sekarang, saya harus beradaptasi dan mengatasi situasi dan lingkungan baru yang akan saya hadapi," imbuhnya.
Di sisi lain, Marquez mengakui tantangan besar datang dari dominasi Bezzecchi yang tengah dalam performa terbaik. Pembalap Italia itu tercatat memenangi tiga seri awal musim ini, bahkan meraih lima kemenangan beruntun jika menghitung dua balapan terakhir musim lalu.
"Saya tidak dalam posisi untuk menghentikan Marco Bezzecchi. Saya pikir Jorge Martin berada dalam posisi yang lebih baik. Saya bahkan belum naik podium pada hari Minggu tahun ini, jadi saya tidak bisa menargetkan kemenangan balapan saat ini," kata #93.
"Saya akan fokus membangun akhir pekan yang solid. Melihat Bezzecchi memimpin setiap lap, jelas bahwa Aprilia cepat. Saya akan melihat apakah saya bisa secara bertahap meningkatkan performa dan mendekati mereka. Itulah tujuan saya."
Untuk balapan kandang di Jerez, Marquez menegaskan target realistisnya adalah finis di podium, bukan kemenangan.
"Pertama, saya akan mengincar podium, dan saya harus berjuang untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin sepanjang akhir pekan," tukasnya.
MotoGP Spanyol 2026 menjadi awal rangkaian balapan di Eropa musim ini. Saat ini, Aprilia menempatkan dua pembalapnya, Bezzecchi dan Jorge Martin, di posisi teratas klasemen, sekaligus memimpin klasemen konstruktor dan tim.
"Saat ini, kami tertinggal cukup jauh. Setelah tiga balapan, kami tertinggal 36 poin. Aprilia telah membangun keunggulan besar, namun masih ada banyak balapan tersisa. Masalahnya adalah Marco Bezzecchi memimpin setiap lap pada balapan hari Minggu. Itu adalah kekhawatiran terbesar. Kami ingin menghentikan Aprilia, dengan Bezzecchi dan Jorge Martin, yang merupakan pesaing terkuat untuk gelar juara," tandas Marquez.
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 22 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu






