Fenomena Langit di Mei 2026, Ada Hujan Meteor Malam Ini hingga Blue Moon

Oleh: Kiswondari
Selasa, 05 Mei 2026 | 06:58 WIB
Fenomena langit, hujan meteor. (BeritaNasional/NASA)
Fenomena langit, hujan meteor. (BeritaNasional/NASA)

BeritaNasional.com - Terjadi beberapa fenomena langit pada bulan Mei 2026, mulai dari hujan meteor Eta Aquarid yang diperkirakan terjadi pada Senin (5/5/2026) malam ini, hingga Blue Moon yang akan terjadi pada 31 Mei 2026. 

Berikut adalah jadwal fenomena langit bulan Mei 2026 beserta waktu terbaik untuk menikmatinya, yang dilansir BeritaNasional dari laman NASA. 

1. Hujan Meteor Eta Aquarid
Hujan meteor Eta Aquarid akan terjadi pada 5-6 Mei 2026. Bintang jatuh ini berasal dari Komet Halley. Setiap tahun, Bumi melewati jejak debu komet, dan partikel-partikel kecil itu terbakar di atmosfer kita. Itulah yang menciptakan garis-garis terang di langit. Komet Halley terakhir kali melewati tata surya bagian dalam pada tahun 1986, dan tidak akan kembali hingga tahun 2061.

Hujan meteor Eta Aquarid tampaknya berasal dari konstelasi Aquarius. Dari situlah hujan meteor ini mendapatkan namanya. Meteor-meteor ini sangat cepat, melesat ke atmosfer Bumi dengan kecepatan sekitar 40 mil per detik. Dan karena bergerak sangat cepat, mereka dapat meninggalkan jejak bercahaya yang bertahan sesaat setelah kilatan cahaya.

Pada puncaknya, hujan meteor ini dapat menghasilkan hingga sekitar 50 meteor per jam di bawah langit yang ideal. Waktu terbaik untuk menyaksikan Eta Aquarid adalah beberapa jam sebelum fajar, umumnya melihat ke arah langit timur.

Untuk peluang terbaik melihat hujan meteor Eta Aquarid, pergilah ke tempat yang gelap, biarkan mata Anda menyesuaikan diri selama sekitar 20 hingga 30 menit, dan hindari cahaya terang, termasuk layar ponsel Anda.

Hujan meteor Eta Aquarid ini mencapai puncaknya pada 5-6 Mei. Namun, cahaya bulan yang terang tahun ini mungkin akan mengaburkan beberapa meteor sehingga terlihat lebih redup.

2. Moon and Venus Conjunction (Konjungsi Bulan dan Venus)
Fenomena langit selanjutnya adalah konjungsi Bulan dan Venus yang akan berlangsung pada 18 Mei 2026. 

Pada fenomena ini, Bulan mendapat pendamping kecil yang terang saat Venus bersinar di dekatnya. Bulan sabit membantu menunjukkan jalan, sehingga mudah untuk melihatnya.

Venus adalah salah satu objek paling terang yang dapat kita lihat dari Bumi, sering disebut Bintang Malam.

Bulan dan Venus tampak berdekatan karena sejajar dari sudut pandang kita di Bumi. Namun kenyataannya, keduanya terpisah jutaan mil di ruang angkasa.

Jadi, pada tanggal 18 Mei, lihatlah ke arah barat tepat setelah matahari terbenam untuk pemandangan terbaik fenomena ini. 

3. Blue Moon (Bulan Biru)
Terakhir adalah Blue Moon yang akan terjadi pada 31 Mei 2026. Meskipun dinamakan Bulan Biru, sebenarnya fenomena langit yang termasuk dalam Bulan Purnama ini tidak akan terlihat biru.

Bulan Biru adalah nama yang diberikan untuk Bulan Purnama kedua dalam satu bulan kalender. Ini adalah peristiwa yang relatif langka, karena itulah ungkapan "once in a blue moon" (adagium sekali seumur hidup) muncul.

Untuk melihat fenomena ini dengan lebih baik, bangunlah sebelum matahari terbit atau keluar setelah matahari terbenam.

Hujan meteor sebelum fajar, pertemuan menakjubkan antara Bulan dan Venus, dan "Bulan Biru" langka untuk mengakhiri bulan. Itulah fenomena langit yang terjadi di bulan Mei 2026.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: