BYD Atto 1 LiDAR Resmi Meluncur di China, Segini Kisaran Harganya

Oleh: Harits Tryan
Senin, 11 Mei 2026 | 16:00 WIB
BYD Atto 1 LiDAR Resmi Meluncur di China. (Foto/Carnewschina)
BYD Atto 1 LiDAR Resmi Meluncur di China. (Foto/Carnewschina)

BeritaNasional.com - BYD resmi meluncurkan BYD Seagull model tahun 2026 di pasar China. Mobil listrik mungil ini di Indonesia dikenal sebagai BYD Atto 1.

Mobil ini perdana dalam ajang 2026 Beijing Auto Show sebelum akhirnya resmi dipasarkan pada Mei 2026. Di pasar global, model ini juga dikenal dengan nama Dolphin Mini atau Dolphin Surf. BYD menghadirkan empat varian dengan harga mulai dari 69.900 yuan hingga 85.900 yuan atau setara sekitar Rp158 juta hingga Rp194 juta (kurs Rp2.260 per yuan).

Sorotan utama dari model terbaru ini adalah hadirnya opsi sistem bantuan mengemudi pintar “God’s Eye B” atau DiPilot 300 yang sudah dilengkapi teknologi LiDAR. Jika memilih paket tersebut, harga mobil naik menjadi 90.900 yuan hingga 97.900 yuan atau sekitar Rp205 juta sampai Rp221 juta.

Berikut daftar harga lengkapnya:

 

  • Varian 305 km Vitality Edition: 69.900 yuan (sekitar Rp158 juta)
  • Varian 305 km Freedom Edition: 78.900 yuan (sekitar Rp178 juta)
  • Varian 405 km Zizai Edition: 78.900 yuan (sekitar Rp178 juta)
  • Varian 405 km Flying Edition: 85.900 yuan (sekitar Rp194 juta)


Untuk desain, BYD Seagull 2026 mendapatkan dua warna baru yakni Mango Orange dan Mint Green, melengkapi pilihan sebelumnya seperti Warm Sun White dan Peach Powder. Mobil ini juga menggunakan pelek 16 inci model “Starlight” serta lampu belakang LED dengan desain logo terbaru.

Dimensi mobil tersebut meliputi:

  • Panjang: 3.780 mm
  • Lebar: 1.715 mm
  • Tinggi: 1.540 mm
  • Jarak sumbu roda: 2.500 mm

Masuk ke interior, kabin kini hadir dengan tema warna “Oatmeal Rice”. Mobil ini dibekali sistem hiburan DiLink 150 dan layar sentuh tengah berukuran 12,8 inci yang mendukung kontrol kendaraan 3D dan navigasi kustom.

Untuk fitur canggihnya, sistem DiPilot 300 mampu menghadirkan fitur City Navigation on Autopilot (CNOA), pengenal lampu lalu lintas, hingga navigasi bundaran otomatis. BYD juga menyematkan sejumlah fitur kenyamanan seperti wireless charging 50W, kursi depan berpemanas, serta kursi pengemudi elektrik 6 arah.

Dari sisi keselamatan, mobil ini dilengkapi Driver Monitoring System (DMS), Automatic Emergency Braking (AEB), dan perekam perjalanan lima arah. Seluruh varian menggunakan motor listrik tunggal dengan tenaga maksimum 55 kW atau setara 74 hp dan torsi puncak 135 Nm.
BYD menawarkan dua pilihan baterai:

  • Baterai 30,08 kWh dengan jarak tempuh hingga 305 km
  • Baterai 38,88 kWh dengan jarak tempuh hingga 405 km

Penjualan BYD Seagull sendiri sempat mencapai puncak pada April tahun lalu dengan angka 34.005 unit di China. Namun setelah mencatat penjualan 30.708 unit pada Juni, angka penjualannya belum lagi menembus level 30 ribu unit.

Hal itu terjadi karena persaingan ketat di segmen mobil listrik mungil, terutama dari Geely lewat model Xingyuan yang menjadi mobil energi baru terlaris di pasar China tahun lalu. Selain itu, kompetitor baru juga terus bermunculan, seperti Arcfox T1 dan Leapmotor A10 yang meluncur pada Maret lalu.

Sumber: Carnewschinasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: