Prabowo Perintahkan Penurunan Bunga Kredit Ultra Mikro hingga 8 Persen

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 13 Mei 2026 | 17:41 WIB
Presiden Prabowo Subianto bersama ratusan nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Dumbo Raya, Kota Gorontalo. (Foto/BPMI)
Presiden Prabowo Subianto bersama ratusan nelayan di Kelurahan Leato Selatan, Dumbo Raya, Kota Gorontalo. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia untuk menurunkan suku bunga kredit ultra mikro pada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) hingga menjadi 8 persen.

Prabowo menyoroti tingginya bunga pinjaman bagi nasabah PNM Mekaar yang mencapai 24 persen untuk kredit super mikro berkisar Rp2 juta hingga Rp10 juta.

Ia menilai kondisi tersebut tidak adil, mengingat pelaku usaha besar justru memperoleh bunga pinjaman yang jauh lebih rendah dari perbankan.

“Kredit super mikro 2 juta, 3 juta, 5 juta, 10 juta rupiah. Mereka dikenakan bunga 24 persen. Padahal pengusaha-pengusaha besar kalau ke bank mungkin dapat 10 persen, 9 persen. Iya Pak Rosan? Hah? Berapa? 9 persen? Hah? Sembilan. Bayangkan orang kaya dikasih 9 persen, orang miskin 24 persen.,” ujar Prabowo dalam Acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan di Jakarta, Rabu (13/5/2025).

Prabowo kemudian menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil keputusan politik untuk menurunkan bunga kredit tersebut secara signifikan.

“Saya kumpul Menteri Keuangan, kumpul menteri-menteri ekonomi, kumpul dengan Danantara ya, saya instruksikan ini keputusan politik saya sudah ambil bahwa bunga untuk Permodalan Nasional Madani, untuk kredit keluarga prasejahtera, dari 24 persen kita turunkan harus di bawah 10 persen, harus di bawah sembilan persen," tegas Prabowo.

"Harus di bawah sembilan persen. Danantara bisa? Berapa persen? delapan persen. Kamu sengaja pilih angka delapan kamu. Kenapa enggak tujuh persen? Ya sudah pokoknya harus di bawah sembilan persen ya. Masa orang miskin bayar bunganya lebih besar dari orang kaya?” tagasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: