Menlu Koordinasi dengan Negara-negara yang Warganya Ikut Global Sumud Flotilla

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 20 Mei 2026 | 11:39 WIB
Menlu Sugiono. (Foto/BPMI)
Menlu Sugiono. (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Terkait dengan sejumlah jurnalis Indonesia yang diculik Israel dalam rombongan aktivis Global Sumud Flotilla (GSF), Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono memastikan Indonesia telah berkoordinasi dengan perwakilan RI di Timur Tengah serta negara-negara sahabat yang warga negaranya berpartisipasi dalam GSF.

Sugiono menjelaskan, koordinasi intensif ini dilakukan guna memastikan keselamatan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang terkonfirmasi diculik oleh Israel yang menyergap konvoi pelayaran kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut pada awal pekan ini.

“Kami meminta tolong kepada rekan-rekan kita, pertama, (negara) yang warga negaranya mengalami nasib serupa, kemudian dengan rekan-rekan kita di Yordania dan Turki,” kata Sugiono di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menlu menyampaikan, komunikasi intensif juga terus dilakukan Kemlu RI dengan rekan-rekan di Kemlu Yordania dan Kemlu Turki untuk mengetahui kondisi para WNI yang diculik pasukan Zionis. Dan karena tidak memiliki hubungan langsung, Indonesia memerlukan bantuan perantaraan dari negara sahabat yang memiliki akses lebih dekat dengan Israel.

“Sejauh ini, informasi yang kami terima itu masih sulit karena komunikasi yang terbatas,” terang Sugiono.

Ia pun mengapresiasi semangat dari para WNI serta relawan sedunia dalam Global Sumud Flotilla yang telah mewakili keinginan masyarakat dunia membantu masyarakat Palestina yang menderita di bawah penindasan Zionis.

“Hal tersebut mencerminkan suatu keinginan untuk menciptakan situasi yang lebih baik bagi saudara-saudara kita di Palestina, dan di Gaza pada khususnya,” ungkapnya.

“Kita doakan semoga kondisi mereka baik-baik saja dan bisa segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” harap Sugiono.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI pada Rabu mengonfirmasi sembilan WNI yang berpartisipasi dalam flotilla kemanusiaan ke Jalur Gaza menjadi korban penculikan pasukan Zionis Israel yang menyergap kapal-kapal mereka. Di antara WNI yang diculik Israel tersebut, terdapat tiga wartawan media nasional yang menjalankan tugas jurnalistiknya, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: