Usai Ditahan Israel, 9 WNI Relawan Kemanusiaan Gaza Tiba di Indonesia

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 24 Mei 2026 | 17:32 WIB
9 WNI Relawan Kemanusiaan Gaza Tiba di Indonesia. (BeritaNasional/Teo)
9 WNI Relawan Kemanusiaan Gaza Tiba di Indonesia. (BeritaNasional/Teo)

BeritaNasional.com - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam relawan kemanusiaan armada kapal Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 Jalur Gaza yang sempat diintersep militer Israel telah tiba di Indonesia pada Minggu (24/5/2026).

Berdasarkan pantauan, kesembilan WNI tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, sekira pukul 16.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Turki sebagai titik penjemputan dari Pelabuhan Ashdod di Israel.

Setelah melalui pemeriksaan imigrasi, mereka turut disambut kerabat dan masyarakat yang membawa bendera serta banner, juga mengenakan keffiyeh atau syal sebagai simbol identitas Palestina sebagai bentuk dukungan.

Terlihat satu per satu relawan disambut Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono yang tiba di lokasi. Dalam kesempatan itu, ia bersyukur WNI yang sempat ditahan Israel berhasil pulang dengan selamat kembali ke Indonesia.

“Berkat tentu saja atas izin Tuhan Yang Mahakuasa dan upaya kita untuk berkoordinasi, kemudian upaya koordinasi untuk mengembalikan saudara kita serta GSF yang lain. Alhamdulillah pada sore hari ini kesembilan saudara kita tiba dengan selamat di tanah air,” ucap Sugiono kepada awak media.

Dalam kesempatan ini, Sugiono turut mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, doa masyarakat, arahan Presiden Prabowo Subianto, serta dukungan dari Komisi I DPR RI untuk mengupayakan sembilan WNI bisa dilepaskan oleh militer Israel.

“Khusus ucapan terima kasih yang disampaikan kepada pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir, yang juga telah membantu. Wabil khusus bagi pemerintah Turki yang juga membantu penjemputan saudara-saudara kita,” tuturnya.

Menurutnya, Indonesia tidak pernah membiarkan tindakan Israel sebagai pelanggaran hukum internasional, termasuk dalam mengintersep relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 yang hendak menyalurkan bantuan kepada warga Gaza, Palestina.

“Mereka adalah masyarakat sipil yang mengusahakan bantuan kepada saudara-saudara kita yang ada di Palestina. Dan kami juga menyampaikan kecaman ini di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei yang lalu. Ini suatu tindakan yang tidak bisa diterima dan tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.

Berikut daftar 9 WNI yang sempat ditahan militer Israel berdasarkan laporan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI):

1. Herman Budianto Sudarsono (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

2. Ronggo Wirasanu (GPCI - Dompet Dhuafa) Kapal Zapyro

3. Andi Angga Prasadewa (GPCI - Rumah Zakat) Kapal Josef

4. Asad Aras Muhammad (GPCI - Spirit of Aqso) Kapal Kasr-1

5. Hendro Prasetyo (GPCI - SMART 171) Kapal Kasr-1

6. ⁠Bambang Noroyono (REPUBLIKA) Kapal BoraLize

7. ⁠Thoudy Badai Rifan Billah (REPUBLIKA) Kapal Ozgurluk

8. ⁠Andre Prasetyo Nugroho (Tempo) Kapal Ozgurluk

9. Rahendro herubowo (Tim Media GPCI dan iNews) Kapal Ozgurluksinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: