7 Warga Terluka dalam Dugaan Serangan Israel di Lebanon Selatan
BeritaNasional.com - Sedikitnya tujuh orang dilaporkan terluka setelah serangan yang diduga dilakukan Israel menghantam kawasan Al-Mashaa di Kota Al-Mansouri, Lebanon selatan, pada Sabtu (11/7/2026) waktu setempat.
Menanggapi laporan tersebut, Angkatan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan kepada CNN bahwa pihaknya masih memeriksa informasi mengenai dugaan serangan itu.
Insiden tersebut terjadi di tengah gencatan senjata yang telah disepakati Israel dan Hizbullah dalam kerangka kesepakatan yang dimediasi Amerika Serikat. Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani pada akhir bulan lalu, Israel juga dijadwalkan menarik pasukannya dari dua wilayah di Lebanon selatan dalam beberapa hari mendatang.
Di saat yang sama, beredar sejumlah foto di media sosial yang memperlihatkan selebaran berbahasa Arab yang diduga dijatuhkan dari udara oleh IDF di beberapa wilayah Lebanon selatan. Selebaran tersebut berisi peringatan kepada warga agar tidak mendekati pasukan Israel.
“Zona terlarang! Waspada! Segala bentuk pendekatan terhadap pasukan tentara Israel akan membahayakan Anda. Jangan mendekat!” demikian bunyi peringatan dalam selebaran tersebut.
Sementara itu, wilayah Lebanon selatan juga dilaporkan kembali menjadi sasaran serangan pesawat tanpa awak sepanjang pekan ini.
Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan seorang pria tewas setelah sebuah drone menghantam sepeda motor yang dikendarainya. Dalam insiden terpisah di Kota Kafr Rumman pada Jumat, seorang pria lainnya mengalami luka serius akibat serangan drone.
Masih pada hari yang sama, dua orang dilaporkan terluka setelah sebuah drone Israel menghantam sebuah truk di Distrik Nabatieh. Menanggapi insiden itu, IDF menyatakan telah "menghilangkan" dua pria yang disebut sebagai teroris dan menimbulkan "ancaman langsung" terhadap pasukannya.
Berdasarkan data terbaru Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon, sebanyak 4.322 orang dilaporkan tewas dan 12.210 lainnya terluka akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret.
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 15 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







