Memori DDR5 Melonjak, Pengaruhi Kenaikan Harga DDR4 dan DDR3 hingga 50 Persen

Oleh: Kiswondari
Jumat, 10 Juli 2026 | 08:02 WIB
Memori DDR5. (BeritaNasional/Kingston)
Memori DDR5. (BeritaNasional/Kingston)

BeritaNasional.com - Kemajuan teknologi serta tingginya permintaan pasar, membuat harga memori melonjak tajam dalam beberapa kuartal terakhir. Jika sebelumnya Apple dan Intel terpaksa harus menaikkan harga produknya karena kondisi pasar, kini DDR5 juga mengalami lonjakan harga, di mana hal ini memengaruhi harga DDR4 dan DDR3 yang lebih lama. 

Berdasarkan laporan DigiTimes yang dilansir pada Jumat (10/7/2026), harga kontrak memori masih dalam tahap finalisasi, dan itu hanya akan memperburuk situasi. Mengutip sumber rantai pasokan, laporan tersebut mengungkapkan bahwa memori DDR4 yang lebih lama diperkirakan akan mengalami kenaikan harga lebih dari 50 persen pada kuartal ketiga 2026, khususnya modul DRAM DDR4 8Gb.

Sebelumnya, beberapa analis industri memperkirakan bahwa laju kenaikan harga memori dapat menyempit menjadi 10–20 persen, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Berdasarkan skenario saat ini, tampaknya situasi pasar memori tidak akan membaik dalam waktu dekat.

Diketahui, harga spot untuk memori DDR4 16Gb sudah tinggi, dan dalam beberapa kasus, harganya lebih mahal daripada memori DDR5 dengan spesifikasi yang sama, di mana aplikasi utamanya sebagian besar berkisar pada produk PC. Ditambah permintaan memori DDR4 yang meningkat secara signifikan pada kuartal kedua 2026, yang menyebabkan kenaikan harga yang tidak terduga.

Masih dalam laporan tersebut, memori DDR4 buatan Taiwan dihargai jauh lebih tinggi daripada produk Samsung. Karena perusahaan teknologi Korea Selatan itu telah mengalihkan kapasitas produksinya untuk fokus pada DDR5 dan memori premium generasi berikutnya untuk merebut pangsa pendapatan yang lebih besar dari pelanggan AI.

Kemudian, harga kontrak untuk DDR4 8Gb terus menunjukkan tren kenaikan yang kuat pada kuartal ketiga 2026. Karena kurangnya kapasitas yang cukup signifikan, beberapa pelaku industri dilaporkan menerima informasi dari produsen memori Taiwan bahwa harga DDR4 8Gb akan meningkat sebesar 50 persen pada kuartal ketiga dibandingkan dengan kuartal kedua, melampaui perkiraan harga yang diperkirakan sebelumnya. 

Sementara, SSD kelas perusahaan yang dilengkapi dengan DRAM, juga berkontribusi pada lonjakan permintaan DDR4. Keberadaan DRAM menawarkan berbagai manfaat, termasuk latensi yang lebih rendah dan kecepatan yang lebih tinggi melalui caching. Dengan pusat data besar yang beralih ke SSD kelas perusahaan berkapasitas tinggi, kebutuhan akan DRAM dipastikan akan terus meningkat.

Tiga perusahaan besar yakni, Samsung, Micron, dan SK Hynix, sebagian besar telah beralih dari produksi DDR4. Samsung misalnya, yang memilih memproduksi dalam volume yang lebih kecil untuk beberapa pelanggan jangka panjang, sementara Micron baru-baru ini mengumumkan produksi massal DDR4 dan LPDDR4 menggunakan proses 1α di pabrik Manassas di Virginia, AS.

Lalu. Nanya Technology dan Winbond Electronics yang berbasis di Taiwan menangani sebagian besar produksi DDR, yang jauh di bawah permintaan global yang sebenarnya.

Krisis yang awalnya dimulai di segmen DDR5 telah merembes ke jaringan DDR3 lama. Harga DDR4 dan DDR3 4Gb diperkirakan akan melonjak hingga paruh kedua 2026. Berdasarkan harga spot pada awal Juli 2026, berikut adalah harga rata-rata DDR3 dan DDR5:

Harga Memori DDR Terbaru 2026

  • DDR4 4Gb (512MB x 8): 12,75 dolar AS
  • DDR5 16Gb (2GB x 8): 47,07 dolar AS
  • DDR3 4Gb: 3,19 dolar AS
  • DDR5 16Gb : 2,94 dolar AS.

Mengingat kapasitas produksi setiap perusahaan besar telah dimanfaatkan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan pasar, kesenjangan antara penawaran dan permintaan memori akan terus meningkat. Menurut beberapa pakar industri, harga DRAM untuk DDR5, DDR4, dan DDR3 akan terus melonjak setidaknya hingga tahun 2028.

Dengan demikian, para pengguna gadget kemungkinan akan melihat lebih banyak kenaikan harga untuk beberapa produk teknologi yang menggunakan memori dalam waktu dekat.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: