5 Berita Nasional Terpopuler: Bocoran Redmi K100 Pro Max hingga Misteri Amplop Kuansing

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 12 Juli 2026 | 09:02 WIB
Tersangka Bupati Kuansing Suhardiman Amby (SA) kenakan rompi tahanan KPK. (BeritaNasional/Oke Atmaja)
Tersangka Bupati Kuansing Suhardiman Amby (SA) kenakan rompi tahanan KPK. (BeritaNasional/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Selamat pagi pembaca setia BeritaNasional! Berikut adalah rangkuman lima berita nasional yang paling menarik perhatian para pembaca pada Minggu (12/7/2026) pagi ini.

Berita posisi pertama, Redmi K100 Pro Max yang dikabarkan akan rilis lebih awal. Lalu, kedua KPK yang terus menelusuri dalang pertemuan dan total uang korupsi dari kasus Bupati Kuansing.

Ketiga, OJK yang menginginkan peran influencer harus jelas. Lalu ada juga berita mengenai ciri-ciri investasi bodong dan terakhir DPR berbicara mengenai wacana pembubaran Bea Cukai.

Berikut 5 Berita Nasional Terpopuler:

1. Redmi K100 Pro Max Dikabarkan Rilis Lebih Awal, Ini Bocoran Spesifikasinya

Rencana peluncuran seri Redmi K100 dikabarkan mengalami perubahan. Berdasarkan informasi terbaru, Redmi K100 Pro Max kemungkinan akan diperkenalkan lebih awal dibandingkan model standar Redmi K100.

Sebelumnya, sejumlah laporan menyebut Redmi K100 versi reguler akan hadir lebih dulu, kemudian disusul varian Pro Max.

2. Misteri Amplop Kasus Kuansing, KPK Telusuri Dalang Pertemuan dan Total Uang Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami jumlah pasti uang yang diduga diberikan dalam perkara korupsi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), termasuk menelusuri siapa pihak yang menyerahkan  amplop dalam pertemuan yang menjadi bagian dari penyidikan.

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan penyidik baru dapat memastikan jumlah uang yang telah ditemukan dan disita.

3. Khawatir Jadi Kedok, OJK Tekankan Peran Finfluencer Harus Jelas

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen (PEPK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dicky Kartikoyono mengatakan, pemengaruh keuangan/finfluencer harus menyatakan posisinya dengan jelas saat menyampaikan informasi kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan penerbitan ketentuan baru yang mengatur kegiatan influencer di sektor finansial.

4. Jangan Sampai Terjebak, Ini 7 Ciri Investasi Bodong

 Pernah mendengar atau bahkan terseret dalam inventasi bodong? Tidak sedikit masyarakat yang tergiur iming-iming investasi dengan timbal balik uang besar.  Investasi bodong  merupakan istilah penawaran investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Sejatinya praktik penipuan ini tidak memiliki izin usaha maupun aset dasar yang jelas.

5. DPR Minta Wacana Pembubaran Bea Cukai Jadi Opsi Terakhir

Wacana pembubaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dinilai bukan langkah yang perlu didahulukan. Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS Amin Ak  mengatakan jika hal tersebut dilakukan maka harus menjadi opsi terakhir. Pemerintah harus lebih fokus pada upaya reformasi tata kelola dan pembenahan sistem pengawasan di lingkungan Bea Cukai.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: