Prabowo Sebut Kekayaan Indonesia Mengalir ke Luar Negeri sejak Orba: Penyebab Gaji Guru Kecil
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri sejak lama. Bahkan sudah terjadi pada era Orde Baru. Hal ini yang menjadi penyebab gaji guru nominalnya sangat kecil.
"Fakta juga telah menunjukkan bahwa telah terjadi mengalir keluarnya kekayaan kita sejak lama, bahkan sejak Orde Baru. Kalau kita melihat masa tahun 50-an, masa pemerintahan Bung Karno, sekali lagi saya bukan membela Bung Karno ya, walaupun Bung Karno memang milik bangsa ya. Ini harus saya sampaikan juga, Bung Karno milik bangsa," ujar Prabowo saat Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
"Tapi kita tidak bisa menilai tahun 50 sampai tahun 60-an Indonesia disibukkan oleh intervensi asing, pemberontakan demi pemberontakan demi pemberontakan. Tidak mungkin kita bangun ekonomi kita," sambungnya.
Prabowo menyinggung di awal Orde Baru, Indonesia dikacaukan banyak masalah. Meski perekonomian bisa dibangun kembali, tetapi banyak kekayaan negara yang telah mengalir ke luar.
"Di awal Orde Baru pun kita dikacaukan oleh banyak masalah. Tapi alhamdulillah kita telah bangun ekonomi kita. Tapi apa yang kita ketemukan setelah berapa puluh tahun? Terjadi apa yang saya namakan outflow of national wealth," tegasnya.
Prabowo pun menyinggung Indonesia tidak pernah rugi. Data ekspor selalu lebih besar daripada impor. Maka itu seharusnya Indonesia tidak pernah mengalami krisis ekonomi.
"Tapi apa yang terjadi? Yang terjadi adalah keuntungan ekspor kita yang selama 22 tahun adalah 436 miliar dolar AS, yang keluar adalah 343 miliar dolar AS. Ini angka-angka dari PBB. Berarti selama 22 tahun kekayaan kita yang tinggal di Indonesia adalah US$436 miliar dikurangi 343 miliar dolar AS," ujarnya.
Maka itu, menurut Prabowo, masalah ini yang membuat gaji para guru, aparat penegak hukum, dan para pegawai negara kecil. Menurut telah terjadi underinvoicing.
"Saudara-saudara sekalian, ini yang menyebabkan gaji-gaji guru kecil, gaji-gaji aparat penegak hukum kecil, gaji-gaji ASN kecil. Ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat, dan sebagainya. Selama 34 tahun apa yang terjadi? Yang terjadi adalah apa yang disebut under-invoicing. Under-invoicing adalah sebenarnya fraud atau penipuan," tegas Prabowo.
"Yang mereka jual, yang dijual oleh pengusaha pengusaha tidak dilaporkan yang sebenarnya. Banyak di antara mereka membuat perusahaan di luar negeri. Dia jual dari perusahaan dia di dalam negeri ke perusahaan dia di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga yang sebenarnya," lanjutnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






